Lebak, Suararepubliknews – Kampung Cipetir, Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, diguyur hujan deras pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, yang kemudian memicu bencana tanah longsor yang cukup parah.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah milik warga bernama Samaya mengalami kerusakan berat, bahkan hampir setengah bangunan tergerus material longsor dan hancur berantakan.
Longsoran tanah juga menutup jalan gang yang menjadi akses utama keluar masuk warga, sehingga aktivitas warga di sekitar lokasi terganggu.

Hingga Sabtu sore, kondisi di lokasi masih mengkhawatirkan karena retakan tanah dilaporkan terus bergeser dan dikhawatirkan memicu longsor susulan.
“Saat itu hujan deras, tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Tidak lama kemudian tanah amblas dan bagian rumah langsung terbawa longsor,” ujar Samaya dengan nada sedih.
Ia menambahkan, bagian rumah yang terdampak cukup vital.
“Ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi semuanya sudah tidak ada, ikut terbawa longsoran,” katanya.
Selain merusak bangunan, longsor juga berdampak pada jaringan listrik warga.
Bongkahan tanah menimpa jalur kabel listrik hingga menyebabkan kWh meter milik warga terlepas dari tempat pemasangannya.
Salah seorang warga setempat mengatakan kondisi tanah di sekitar lokasi masih sangat rawan.
“Retakannya masih kelihatan jelas dan terus bergerak. Warga takut kalau longsor susulan terjadi,” ungkapnya.
Menurut Carik Desa Cidikit, melalui konfirmasi pada Senin (5/1/2026), Camat dan Kepala BPBD Lebak telah meninjau lokasi.
“Desa hanya melaporkan kepada pihak terkait dan menunggu instruksi lebih lanjut,” ujarnya.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar.
Warga dan aparat setempat masih memantau kondisi lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.(Iwan H)










