Home / Tak Berkategori

Minggu, 6 Februari 2022 - 22:33 WIB

Bus Pariwisata Makan Korban 13 Meninggal

Bantul,Suararepubliknews.com – Bus pariwisata mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas jalan Imogiri-Dlingo, tepatnya Bukit Bego, Pedukuhan Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu, sekitar pukul 14.00 WIB yang mengakibatkan 13 orang meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia sebanyak 13 orang, ada yang meninggal di TKP, dan ada juga yang meninggal pada saat perawatan di rumah sakit,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bantul AKBP Ihsan saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Minggu malam, usai meninjau TKP kecelakaan.

Dia mengungkapkan total jumlah penumpang bus yang mengangkut rombongan wisatawan asal Sukoharjo, Jawa Tengah, tersebut sebanyak 47 orang dan sisanya mengalami luka luka.



“Korban luka sebanyak 34 orang, saat ini masih dirawat di tiga rumah sakit yang ada di wilayah Bantul, karena sesaat setelah kejadian kami ke TKP kemudian melakukan evakuasi bersama dengan para relawan,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan, kronologis kejadian pada saat bus pariwisata “Gandos Abadi” yang merupakan rombongan ‘famili gathering’ dari Sukoharjo, Jawa Tengah, akan berwisata dengan menggunakan bus tujuan Tebing Breksi Sleman, Hutan Pinus Bantul dan terakhir Pantai Parangtritis Bantul.

Kapolres mengatakan, setelah dari Tebing Breksi bus menuju Hutan Pinus, dan saat melewati TKP tersebut kendaraan yang akan menaiki Bukit Bego yang merupakan tanjakan sempat tidak kuat berdasar keterangan saksi, sehingga penumpang sebagian turun.



“Setelah penumpang turun kendaraan bisa naik perlahan ke tanjakan tersebut, dan kemudian penumpang kembali naik, tetapi pada saat turunan tersebut kendaraan melaju turun dan tiba-tiba kendaraan oleng,” katanya.

Kapolres mengatakan, dari keterangan saksi yang ada di bus, bahwa saksi melihat sopir panik sambil mempermainkan ‘persneling gigi kendaraan, sehingga ada indikasi bahwa fungsi pengereman tidak berfungsi atau rem blong saat menurun.

“Sehingga hanya memainkan persneling gigi pada saat bus turun ke bawah, ini yang menyebabkan kendaraan oleng kemudian menabrak tebing sebelah utara jalan, sehingga menyebabkan kendaraan bagian depan ringsek termasuk di samping,” katanya.( SRN )

Share :

Baca Juga

Kasus Korupsi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated: Satu Tersangka Baru Ditahan
Kejaksaan Agung Sabet Emas pada Ajang Olahraga Komuniti Hukum TNI HUT ke-49 Babinkum TNI
Kampanye Akbar Paslon Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath di Ambon Berjalan Aman
Karimun di Terjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga dan Kios Warga Rusak Parah.
Dor to Dor: Relawan Paslon Wali Kota Cimahi Sukses Sosialisasikan Ngatiyana dan Adhitia Yudisthira
Kabupaten Bekasi: Kawasan Industri Terluas dan Terpadat di Asia Tenggara, Potensi Wisata Buatan dan Kolaborasi untuk Lingkungan Asri
Prediksi Serie A: Lazio vs Bologna, Laga Panas di Stadio Olimpico
Pengurus FKPM Ohoinangan Atas Diajak Kerjasama Dalam Memelihara Situasi Kamtibmas

Contact Us