Home / Banten

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Dugaan Solar Bersubsidi Masuk ke Kawasan TPAS Cilowong

Serang, SRN  — Dugaan penggunaan dan masuknya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar ke kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, menjadi sorotan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, pada Selasa, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 20.52 WIB, satu unit kendaraan pikap berwarna putih dengan nomor polisi A 8154 LE diduga membawa BBM bersubsidi jenis solar menuju kawasan TPAS Cilowong.Humas TTKBI, Aang Wahyudi, mengatakan kepada awak media bahwa kendaraan tersebut melintas dari arah Serang dan masuk ke kawasan TPAS Cilowong. Kendaraan tersebut diduga membawa sekitar 1.200 liter solar bersubsidi.


Menurut Aang, setibanya di lokasi, kendaraan berhenti di dalam kawasan TPAS Cilowong. Sejumlah jeriken berwarna putih kemudian diduga diturunkan dengan bantuan operator alat berat jenis ekskavator.Saat dikonfirmasi mengenai asal BBM tersebut, Aanto, yang berada di lokasi TPAS Cilowong, menyebut bahwa solar tersebut berasal dari lokasi. Ia juga menyampaikan bahwa BBM tersebut berkaitan dengan PT Bersama Kreatif Oke, yang disebut beralamat di Jalan Raya Serpong–Puspiptek, depan PDAM Tangerang Selatan.Aang menduga adanya transaksi BBM bersubsidi jenis solar yang berkaitan dengan kegiatan pekerjaan di kawasan TPAS Cilowong.
“Diduga adanya transaksi BBM bersubsidi jenis solar dalam kegiatan pekerjaan di TPAS Cilowong,” ujar Aang.Ia juga menyoroti ketentuan mengenai larangan penggunaan BBM bersubsidi oleh pihak industri atau korporasi. Menurutnya, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi perlu ditindaklanjuti oleh instansi berwenang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Secara terpisah, saat awak media mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, kepala dinas maupun kepala bidang terkait disebut sedang tidak berada di tempat karena sedang berada di Jakarta.
Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, kepala bidang terkait memberikan jawaban singkat, “Waalaikumsalam Pak, hari ini saya lagi ke Jakarta, Pak.”

Baca Juga  Lalat Mengganggu, Warga Desa Kandang Sapi Geram dan Menuntut Tindakan

Sementara itu, Jamian, Ketua Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS), menyatakan akan menindaklanjuti dugaan tersebut. Ia mengatakan pihaknya akan menyampaikan surat resmi kepada dinas terkait untuk meminta penjelasan dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran penggunaan BBM bersubsidi di kawasan TPAS Cilowong.“Kami menduga adanya transaksi BBM jenis solar bersubsidi yang melibatkan pihak terkait dengan kegiatan di lokasi TPAS Cilowong. Saya akan segera melayangkan surat resmi kepada dinas terkait guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini,” tegas Jamian.Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan, termasuk PT Bersama Kreatif Oke dan instansi terkait, belum memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan penggunaan atau transaksi BBM bersubsidi jenis solar tersebut.
(*sainan)

Share :

Baca Juga

Banten

Puluhan Siswa SDN 1 Cikeusik Kunjungi Dapur SPPG, Ajukan 10 Pertanyaan tentang MBG.

Banten

Konferensi Cabang XXIII PGRI Padarincang Masa Bakti 2024–2029

Banten

Pengerjaan Jembatan Cikeusik Munjul Dikejutkan dengan Kondisi Jalan yang Rusak: “Asal-Asalan dan Tidak Layak”

Banten

Najib Hamas Pastikan Pelayanan SPPG Citerep Ciruas sesuai SOP BGN

Banten

JBB DPC Malingping Peduli, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Lebak Keusik

Banten

Ribuan Guru Madrasah Swasta Gelar Aksi Unjukrasa, Tuntut Hak yang Adil dan Setara

Banten

Tokoh Masyarakat Kecewa, Ketua BPD Desa Cinangka Lari dari Tanggung Jawab.

Banten

AMDAL PT Nippon Sekubay Indonesia Dipertanyakan, Warga Gunung Sugih Tempuh Jalur Formal

Contact Us