Home / Tak Berkategori

Jumat, 22 November 2024 - 10:52 WIB

Jaksa Agung Beri Pembekalan untuk Calon Jaksa: Cetak Generasi PRIMA

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, memberikan ceramah dan pembekalan kepada Siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 81 Gelombang II Tahun 2024

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, memberikan ceramah dan pembekalan kepada Siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 81 Gelombang II Tahun 2024

Transformasi Jaksa Menuju Profesionalisme dan Integritas Tinggi

Jakarta, suararepubliknews.com – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, memberikan ceramah dan pembekalan kepada Siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 81 Gelombang II Tahun 2024. Acara yang berlangsung di Aula Sasana Adhika Karyya Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta, Kamis (21/11/2024), ini menjadi bagian penting dalam pembentukan calon jaksa yang unggul dan berkarakter.

Cetak Jaksa dengan Karakter PRIMA

Dalam ceramahnya, Jaksa Agung menegaskan pentingnya transformasi mental, pola pikir, dan pola kerja bagi para peserta PPPJ. Ia menyebut pendidikan ini sebagai “kawah candradimuka” yang bertujuan mencetak jaksa dengan karakter PRIMA:

  1. Profesional: Menguasai pengetahuan hukum secara mendalam dan mematuhi prosedur.
  2. Responsif: Peka terhadap kebutuhan masyarakat dan dinamis dalam penegakan hukum.
  3. Integritas: Menjunjung tinggi etika dan kejujuran dalam tugas.
  4. Bermoral: Berperilaku terpuji dan mendahulukan kepentingan masyarakat.
  5. Andal: Mampu bekerja konsisten, terukur, dan dipercaya publik.

“Menjadi jaksa PRIMA bukan hanya sebuah tuntutan profesi, tetapi juga komitmen terhadap pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Jaksa Agung.

Menjaga Kepercayaan Publik

Dalam ceramahnya, Jaksa Agung menyoroti capaian membanggakan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat, berdasarkan survei terbaru dengan tingkat kepercayaan mencapai 74,7%. Ia mengingatkan calon jaksa untuk menjaga kepercayaan ini dengan menghindari penyimpangan serta menjunjung tinggi etika profesional.

“Ingat, menjadi pemimpin bukan hanya tentang menduduki posisi tertinggi, tetapi juga tentang melayani masyarakat dengan adab dan etika,” tegasnya.

Etika sebagai Fondasi Kecerdasan

Jaksa Agung menutup ceramahnya dengan pesan mendalam tentang pentingnya adab dalam membentuk seorang jaksa yang cerdas dan bermartabat.

“Kecerdasan seorang jaksa harus mengikuti adab, tidak mendahuluinya, apalagi menghancurkannya. Oleh karena itu, saudara harus melengkapinya dengan etika dan perilaku mulia,” pungkas Jaksa Agung.

Ceramah ini menjadi pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban oleh institusi Kejaksaan, serta komitmennya dalam mencetak generasi jaksa yang unggul, berintegritas, dan bermoral untuk melayani masyarakat.

Pewarta: Mzr & Stg
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Kapolres Buru Tegas: Tudingan Bawa Kotak Suara Tidak Benar
Kapolri dan Panglima TNI dan Para Menteri Pantau Jalur Mudik via Udara, Pastikan Lalu Lintas Lancar
Kapolres Buru Pimpin Apel Pengamanan TPS, Tegaskan Netralitas dan Profesionalisme
Chris Eubank Jr Siap Tantang Canelo Alvarez

Banten

Proyek Infrastruktur Desa Wangunjaya: Material Diduga Tak Standar, Pekerja Tanpa Pelindung, Kemana Larinya Uang Rakyat?
Miris!! Kepala Sekolah SDN 2 Wangunjaya Kini Tuai Sorotan Tajam Publik. Diduga Korupsi Waktu*

Buru

Apresiasi KNPI Kabupaten Buru, Langkah Strategis Kodim 1506 Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Buru Selatan.

Jakarta

Pemkot dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Lanjutkan Pembahasan Raperda Koperasi dan Usaha Mikro

Contact Us