Hujan deras mengakibatkan jalan utama menuju destinasi wisata Gunung Luhur di Lebak, Banten, terputus, menghambat akses masyarakat dan wisatawan.
Lebak, suararepubliknews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lebak sejak Rabu hingga Kamis dini hari (4-5 Desember 2024) menyebabkan longsor di jalur Cipanas-Gunung Luhur. Longsoran sepanjang sekitar 100 meter memutus akses utama ke Negeri di Atas Awan, destinasi wisata terkenal di Citorek, Kabupaten Lebak. Jalur ini berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Banten.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menyatakan bahwa longsor memaksa pihak berwenang untuk menutup akses sementara. “Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek dan perangkat desa untuk membuka jalan darurat melalui lahan warga. Dua alat berat telah diterjunkan untuk memulai proses perbaikan,” ujarnya.
Dampak Longsor di Wilayah Lain
Tidak hanya jalur Cipanas-Gunung Luhur, ruas Bayah-Cikotok juga terdampak, dengan kondisi jalan yang ambles hingga setengah meter namun masih dapat dilalui. Sementara itu, ruas Saketi-Malingping dan Picung-Munjul di Pandeglang juga mengalami longsor di tepi jalan, meskipun tidak merusak badan jalan secara signifikan.
Kondisi ini menggambarkan dampak cuaca ekstrem yang melanda Banten, dengan curah hujan intens mencapai 145 mm per detik. Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Banten, Firman, menyebutkan bahwa berbagai langkah mitigasi sedang dilakukan, termasuk menyiagakan relawan di 28 kecamatan untuk memberikan peringatan dini kepada warga.
Peringatan Cuaca Ekstrem
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah perbukitan dan bantaran sungai. Hingga 10 Desember 2024, curah hujan diperkirakan tetap tinggi, meningkatkan risiko bencana seperti longsor dan banjir.
Penutupan jalur menuju Gunung Luhur menjadi pukulan besar bagi sektor pariwisata lokal. Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat kini berpacu dengan waktu untuk memulihkan akses, mengingat pentingnya jalur tersebut sebagai urat nadi ekonomi dan pariwisata.
Pewarta: Iwan H
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024









