Home / Daerah

Kamis, 27 November 2025 - 07:40 WIB

Kapendam XV/Pattimura Klarifikasi Isu Keterlibatan Oknum TNI dalam Penggusuran brutal PT BBA

Ambon, SRN –  25 November 2025 — Kapendam XV/Pattimura, Kolonel Inf Heri Krisdianto, menanggapi pemberitaan yang mengaitkan oknum TNI mengawal PT Batulicin Beton Asphalt (BBA) dalam penggusuran brutal terhadap tanah dan tanaman warga di Pulau Kei Besar, Maluku.  Dalam klarifikasinya, Kapendam menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, Ambon,  25 November 2025.

Kapendam menjelaskan, keberadaan TNI di lokasi tersebut adalah untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) khususnya pembangunan Food Estate di Papua Selatan. Proyek ini dinilai sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “TNI hadir untuk mendukung kelancaran distribusi material pembangunan infrastruktur Food Estate, bukan untuk membackup perusahaan atau bertentangan dengan masyarakat,” tegasnya.

Klarifikasi tersebut dikuatkan oleh pernyataan Ketua AMKEI Ambon, Afendi Notanubun, yang juga merupakan tokoh adat dari tiga desa di Kei Besar, yaitu Ohoiwait, Mataholat, dan Wetuar. Afendi membantah keras tuduhan adanya penggusuran brutal oleh PT BBA di wilayah Ohoiwait, Kabupaten Maluku Tenggara. Ia menjelaskan bahwa pernyataan Prof. Dr. Zainuddin Notanubun, M. P tidak sesuai fakta di lapangan, bahwa proses penggusuran lahan di Walar, Desa Ohoiwait, dilakukan setelah melalui ritual adat yang melibatkan unsur adat, pemerintahan, hingga aparat desa dan muspika. “Lahan yang digusur telah diberikan izin dan prosesnya disaksikan langsung oleh para pemilik lahan,” jelas Afendi.

Terkait aspek legalitas dan kesepakatan pembebasan lahan, Kapendam XV/Pattimura menegaskan bahwa hal tersebut bukan kewenangan Kodam XV/Pattimura. Proses legalitas dan harga pembebasan lahan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah dan kesepakatan antara perusahaan dengan warga. Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana.

Kapendam menambahkan, keberadaan PT BBA di Ohoi Nerong dari segi ekonomi telah memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat lokal.( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Daerah

Berjubah Malaikat, Berperilaku Preman lapor Polisi : Oknum LSM PKN Lakukan Kejahatan Diduga Intimidasi Wartawan

Daerah

Danrem 071/WK Turun Langsung, Pastikan Nataru Aman dan Nyaman bagi Masyarakat ‎

Daerah

Skandal ‘Jalur Tikus’ Jual Beli Solar Bersubsidi Ilegal di Jombang Terkuak

Daerah

Kapolda NTT Tebar Inspirasi di Sekolah Rakyat Menengah 19 Naibonat, Wujudkan Mimpi Indonesia Maju Bersama Prabowo

Daerah

Ketua SEKBER dan Ketua IWOI Simeulue Ingatkan Bupati: Hentikan Diskriminasi Pers, Evaluasi Pejabat Pengkotak-kotak Media

Daerah

Jembatan Wetan Jubang di Ambang Sanksi Hukum: Proyek Rp1,4 Miliar Berpotensi Rugikan Negara

Daerah

Dewan Pers: Polri Harus Melebur dengan Masyarakat, Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat melalui Pelayanan Berbasis Harapan Publik

Daerah

Wartawan Media Hadejabar Diduga Dikeroyok Preman Saat Liputan di Subang

Contact Us