AMBON,POLDA MALUKU, SuaraRepublikNews.com- Soliditas TNI-Polri bersama Forkopimda menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Maluku.
Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan olahraga bersama dan silaturahmi Forkopimda Maluku yang berlangsung di kediaman Pangdam XV/Pattimura, Ambon, Jumat (6/11/2026) pagi, pukul 07.30 WIT.

Kegiatan dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., serta Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., http://M.Han. Hadir pula Sekda Provinsi Maluku, Kajati Maluku, Dankodaeral Ambon, Danlanud Pattimura, Danguspurlah Maluku, Sekkot Ambon, serta pejabat TNI dan instansi terkait.
“Kapolda: Soliditas Kekuatan Jaga Maluku”
Kapolda Maluku menegaskan kebersamaan dan soliditas TNI-Polri serta Forkopimda harus terus dipelihara.
“Soliditas TNI-Polri dan Forkopimda merupakan kekuatan penting dalam menjaga Maluku tetap aman dan kondusif. Sinergi yang telah terbangun harus terus diperkuat, bukan hanya dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat dan mendukung program pembangunan daerah,” ujar Kapolda.
“Ketika seluruh unsur Forkopimda memiliki komunikasi dan komitmen yang kuat, berbagai tantangan dapat dihadapi secara bersama. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan rasa aman, menjaga persatuan, dan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta pembangunan dengan baik,” tambahnya.
“Makna Tongkat Komando Bambu Kuning”
Mengawali kegiatan, Pangdam menyampaikan apresiasi atas kehadiran Forkopimda. Menurutnya, olahraga bersama tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh rekan Forkopimda Maluku. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan,” ujar Pangdam.
Momentum kebersamaan semakin bermakna dengan penyerahan cinderamata berupa tongkat komando berbahan bambu kuning oleh Pangdam kepada sejumlah pejabat Forkopimda, termasuk Kapolda Maluku, Sekda Maluku, Kajati Maluku, Dankodaeral Ambon, Danlanud Pattimura, Danrem 151/Binaiya, dan Danguspurlah Maluku.
“Tongkat ini bukan semata-mata sebuah cinderamata. Ada makna kebersamaan dan persahabatan di dalamnya. Suatu saat, ketika kita bertugas di tempat yang berbeda, tongkat ini dapat menjadi pengingat bahwa kita pernah bersama-sama mengabdi dan membangun Maluku,” ungkap Pangdam.
Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan lancar.
( DHET ).










