Home / Tak Berkategori

Rabu, 13 November 2024 - 11:04 WIB

Kapolres Buru Tanam 30.000 Bibit Jagung Pulut Varietas Kumala di Desa Waeperang

AKBP Sulastri Sukidjang S.H., S.I.K., M.M., memimpin aksi penanaman 30.000 bibit jagung pulut varietas Kumala di lahan seluas 2 hektar di Desa Waeperang, Kecamatan Liliyali

AKBP Sulastri Sukidjang S.H., S.I.K., M.M., memimpin aksi penanaman 30.000 bibit jagung pulut varietas Kumala di lahan seluas 2 hektar di Desa Waeperang, Kecamatan Liliyali

Langkah mendukung ketahanan pangan nasional dan mewujudkan kemandirian ekonomi terus digalakkan di Kabupaten Buru. Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang S.H., S.I.K., M.M., memimpin aksi penanaman 30.000 bibit jagung pulut varietas Kumala di lahan seluas 2 hektar di Desa Waeperang, Kecamatan Liliyali.

Buru, suararepubliknews.comProgram penanaman ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Soebianto, dalam bidang ketahanan pangan. Fokus utama dari Asta Cita ke-3 adalah menciptakan kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kapolres Buru menegaskan pentingnya pengembangan ketahanan pangan sebagai upaya mendorong masyarakat untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.

“Program ini kami harapkan bisa meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri, sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujar AKBP Sulastri Sukidjang.

Manfaat Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Program ketahanan pangan ini diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi para petani. Dengan panen jagung pulut yang stabil, petani bisa memperoleh pendapatan tambahan melalui penjualan hasil pertanian. Pasokan pangan yang aman juga berkontribusi pada kestabilan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Buru.

Pengembangan ini tidak hanya bertujuan memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. Masyarakat setempat akan diajak untuk aktif terlibat dalam proses pertanian ini, sehingga tercipta peluang ekonomi baru yang bermanfaat bagi mereka.

Lahan Pertanian Seluas 7 Hektar untuk Ketahanan Pangan

Kapolres Buru juga menyebutkan bahwa Polres Buru telah menyediakan total 7 hektar lahan yang tersebar di beberapa wilayah Polsek, termasuk Polsek Namlea, Polsek Air Buaya, Polsek Bata Bual, Polsek Waplau, dan Polsek Waeapo. Lahan-lahan tersebut akan digunakan untuk menanam berbagai tanaman hortikultura yang dapat mendukung ketahanan pangan jangka panjang.

Penanaman bibit jagung pulut varietas Kumala ini melibatkan berbagai pihak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Buru Kompol H. Akmil Djapa, Kabag Logistik AKP Subekti, Kabag SDM AKP Rajab Rima, Kasat Binmas Iptu Baktiar Teppo, dan Kapolsek Waplau Iptu Thamrin Buton.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Banten

Warga Kampung Nambo Desa Cikeusik Tuntut Pengembang Proyek Perbaiki Jalan yang Rusak

Maluku

Pasar Ngrimase Tanimbar Terbakar, Brimob Kerahkan Mobil Water Canon Padamkan  Api
Membanggakan NPCI Binaan Dispopar kabupaten muba class Putri Cabor Panahan Sabet 5 emas
Satpol PP Kota Tangerang dan Petugas Damkar Bahu-membahu untuk Memadamkan Api
Rapat Paripurna DPRD Humbahas Tidak Kuorum, RAPBD 2025 Terancam Jadi Perkada

Jawa Barat

Polresta Cirebon Laksanakan Gatur Lalin Pagi Serentak dan Masif

Tulungagung

Musrenbang Desa Ngepoh Membahas dan Menyepakati Program Ketahanan Pangan DD  tahun 2025
Demonstran Sebut PJ. Bupati Buru Terlalu Lancang Mencampuri Persoalan Adat di Buru

Contact Us