Home / Banten

Jumat, 18 April 2025 - 08:46 WIB

Kisruh Desa Kerta Makin Memuncak, Masyarakat Desak Bupati Mutasi Camat Banjarsari

Poto Saat Massa aksi Geruduk Kantor Kecamatan Banjarsari 18 Februari 2025.

Lebak, Suararepubliknews – Konflik pemerintahan di Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, terus berlanjut dan memanas. Ketidakpercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Kepala Desa Kerta memicu pengunduran diri sejumlah perangkat desa, termasuk RT/RW dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Gelombang aksi demonstrasi pun terjadi, mulai dari kantor desa hingga kantor Kecamatan Banjarsari. Masyarakat berencana menggelar aksi kedua sebagai bentuk protes terhadap pihak kecamatan yang diduga sengaja menahan berkas pengunduran diri BPD sejak 18 Februari 2025.

Dugaan praktik kecurangan ini memicu kemarahan masyarakat. Mereka menilai bahwa pihak kecamatan sengaja menunda penyerahan berkas pengunduran diri BPD, sehingga pengunduran diri tersebut belum disahkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Pihak Kecamatan Banjarsari akhirnya menyerahkan berkas pengunduran diri BPD pada Kamis, 17 April 2025, setelah sebelumnya memicu reaksi massa.

Masyarakat merasa kecewa terhadap sikap pihak Kecamatan Banjarsari yang dinilai tidak profesional dan tidak transparan. Mereka menuntut agar Bupati Lebak segera memutasi Camat Banjarsari dan Kasipem karena dianggap gagal dalam menangani kisruh di Desa Kerta.

“Betul, kami akan mengadakan aksi yang kedua kalinya di Kantor Kecamatan Banjarsari. Pihak kecamatan tidak bekerja secara profesional, bahkan berkas pengunduran diri BPD tidak diberikan kepada DPMD,” ujar salah satu warga Desa Kerta dengan nada protes.

Sementara itu, Camat Banjarsari mengklaim bahwa dirinya telah memerintahkan Kasipem untuk menyerahkan berkas pengunduran diri BPD ke DPMD. “Hari ini berkas sudah diserahkan ke DPMD. Saya sudah memerintahkan kepada Pak Lukman agar pengunduran diri segera disampaikan ke DPMD,” ungkap Camat Banjarsari pada Kamis (17/4/2025).

Namun, pernyataan Camat Banjarsari ini berbeda dengan Kasipem, sehingga memicu reaksi dan kekecewaan masyarakat. Perbedaan pernyataan antara Camat dan Kasipem memperburuk situasi dan semakin mempertanyakan profesionalisme Kecamatan Banjarsari dalam membina pemerintahan desa.

Baca Juga  Bupati Serang Ratu Zakiyah Santuni Korban Banjir Meninggal Dunia di Padarincang

Masyarakat Desa Kerta tetap menuntut agar Bupati Lebak segera memutasi Camat Banjarsari dan Kasipem. Mereka berharap agar pemerintahan desa dapat berjalan dengan lancar dan transparan, serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.

Konflik di Desa Kerta ini telah berlangsung lama dan telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Semoga Bupati Lebak dapat segera mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan konflik ini dan memulihkan stabilitas pemerintahan desa.

 

(Iwan H)

Share :

Baca Juga

Banten

Korupsi PKBM Mengendap di Kejari Pandeglang: Penegakan Hukum atau Upaya “Peti Es”?

Banten

Bupati Serang Ratu Zakiyah Beri Pelatihan Capacity Building para Kepala OPD dan Camat

Banten

Kondisi Jalan Alun-Alun Malingping yang Berada di Pusat Kota dan Berhadapan Langsung dengan Kantor Kecamatan Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

Banten

Warga Cipalabuh Dihebohkan Penemuan Jasad Bayi Terkubur di Kebun Singkong

Banten

Cikande Permai 8 Besar Program Desa Cantik BPS tingkat Nasional 2025.

Banten

May Day 2026, Bupati Serang Harap Investasi Terus Tumbuh Ciptakan Lapangan Pekerjaan.

Banten

 Grand Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cikeusik: Langkah Awal Menuju Masyarakat Sehat

Banten

Tradisi Pernikahan di Bulan Zulhijjah: Antara Adat dan Agama

Contact Us