Home / TNI/Polri

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:15 WIB

Ledakan di Kawasan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga

Lanny Jaya, srn  – Suasana duka menyelimuti masyarakat Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, setelah sebuah ledakan yang terjadi di kawasan Kampung Toemalo merenggut nyawa seorang warga, Minggu (7/6/2026). Koops TNI Habema menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut dan terus memberikan pendampingan serta bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Berdasarkan keterangan masyarakat yang dihimpun oleh personel Satgas dilapangkan, ledakan terjadi saat sekelompok warga dari Kampung Toemalo, Kampung Mbu, dan Kampung Wunabunggu sedang melakukan aktivitas mencari dan membakar kelapa hutan di kawasan bekas Markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya pimpinan Purom Okiman Wenda.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh warga setempat, Bapak Oga Kiwo, kepada personel yang berjaga di pos keamanan. Setelah menerima laporan tersebut, personel pos segera melakukan observasi wilayah, membantu masyarakat, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Endite Wea (18 tahun), asal Kampung Mbu, dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi di lokasi.

Menanggapi informasi yang beredar dan tuduhan adanya keterlibatan TNI dalam insiden tersebut, personel Satgas Koops TNI Habema bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat melakukan mediasi serta memberikan penjelasan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, dipastikan bahwa tidak ada aktivitas personel TNI di lokasi kejadian maupun di sekitar area saat ledakan terjadi.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menjelaskan bahwa lokasi ledakan berada di kawasan yang sebelumnya diketahui sebagai bekas markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya kelompok Purom Okiman Wenda. Berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap karakteristik ledakan dan kondisi lokasi, terdapat dugaan bahwa sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang tertinggal oleh Kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut. “Kami turut prihatin atas insiden ini yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Sebagai langkah pencegahan kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bekas markas kelompok bersenjata OPM yang kemungkinan masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya,” ujar Letkol Inf Wirya.

Baca Juga  Kapolda Maluku Kunker ke Polres Malra dan Tual, Disambut Antusias oleh Forkopimda Setempat

Masyarakat Distrik Melagi menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan personel Satgas Koops TNI Habema dalam membantu penanganan pasca-kejadian serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan warga sekitar. Hingga saat ini, personel Satgas Koops TNI Habema bersama masyarakat masih melakukan pendalaman dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan wilayah serta mengantisipasi kemungkinan adanya sisa bahan berbahaya lainnya yang dapat mengancam keselamatan warga. (Koops TNI Habema), ( Red ).

Share :

Baca Juga

TNI/Polri

Kapolri Apresiasi Pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 Berjalan Lancar dan Aman

TNI/Polri

Korem 071/Wijayakusuma Laksanakan Desk Evaluasi ZI Menuju WBK

TNI/Polri

Dandim 1710/Mimika Pimpin Upacara 17-an, Bacakan Amanat Pangdam XVII/Cenderawasih

Jakarta

Divpropam Polri Tetapkan Pelanggaran Berat dan Sedang Bagi 7 Personel Brimob dalam Kasus Meninggalnya Ojol

TNI/Polri

Kapolri Jadi Wasit di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2025

TNI/Polri

Pulihkan Infrastruktur dan Akses Terisolasi, TNI Kerahkan Alat Berat dan Bantuan Kemanusiaan

TNI/Polri

Wapang TNI Tinjau Karya Bakti, Pembangunan KDKMP dan Yonif TP 842/Badak Sakti di Pandeglang

TNI/Polri

TNI Apresiasi Peran Strategis Pers dalam Bela Negara

Contact Us