Lebak, Suararepubliknews – Desa Kandangsapi, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di Irigasi Cireundeu pada hari Rabu, 12 November 2025.
Mayat tersebut ditemukan mengambang di irigasi sekitar pukul 4 sore dan pertama kali ditemukan oleh Sanong (50), seorang pengembala kambing warga Kampung Bojong Genteng, Desa Kandangsapi.
Sanong yang sedang menggembalakan ternaknya di sekitar irigasi tidak menyangka bahwa penemuan tersebut akan menjadi perhatian publik.
“Saya tidak percaya, saya hanya ingin menggembalakan kambing saya seperti biasa, tapi tiba-tiba saya melihat sesuatu yang mengambang di air,” kata Sanong.
Mayat laki-laki tersebut ditemukan tanpa identitas dan hanya memakai celana pendek. Kondisinya yang sudah tidak utuh membuat warga sekitar merasa tergoncang.
“Saya tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada orang ini,” kata Dayat, salah satu warga yang berada di lokasi penemuan mayat.
Pihak kepolisian Cijaku dan tim SAR segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi mayat sekitar pukul 6 sore, setelah menerima laporan warga.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui identitas mayat dan penyebab kematiannya.
Hingga saat ini, identitas mayat belum diketahui dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Penemuan mayat ini telah memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Desa Kandangsapi, yang berharap agar pihak berwenang dapat segera menemukan jawaban atas misteri ini.
“Kami berharap agar pihak berwenang dapat menemukan identitas mayat ini dan memberikan kejelasan kepada masyarakat,” kata seorang warga Desa Kandangsapi.
Penemuan mayat ini juga menimbulkan pertanyaan tentang apa yang terjadi pada orang tersebut dan bagaimana ia bisa berakhir di irigasi Cireundeu.
Masyarakat Desa Kandangsapi berharap agar pihak berwenang dapat segera menemukan jawaban atas misteri ini dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.(Iwan H)










