Home / Tak Berkategori

Selasa, 14 Januari 2025 - 22:53 WIB

Pimpin Rakor Penanganan Konflik Warga Hitu-Wakal, Wakapolda: Mari Hidup Berdampingan Secara Damai

MALUKU, Suararepubliknews – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigjen Pol. Samudi, S.Ik., M.H memimpin rapat koordinasi penanganan konflik antara warga negeri Hitu dan negeri Wakal, Selasa (14/1/2025).

Rakor yang digelar di Polsek Leihitu, ini turut dihadiri sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda dari kedua negeri.

Kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mencari solusi damai serta menetapkan langkah bersama guna mencegah meluasnya konflik.

Dalam rakor tersebut Wakapolda didampingi Direktur Krimum, Kombes Pol Andri Iskandar, S.I.K., M.Si, dan Direktur Binmas Polda Maluku Kombes Pol Hujrah Soumena, S.I.K., M.H, bersama Wakapolresta Pulau Ambon dan P.P. Lease AKBP Nur Rahman, S.I.K., M.M. Turut hadir perwakilan TNI dan pemerintah daerah.

Wakapolda dalam pertemuan ini menyampaikan pentingnya untuk memahami akar masalah dan mencari solusi bersama.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk mendengar langsung harapan bapak-bapak semua terkait kejadian yang telah terjadi dan untuk memastikan bahwa konflik ini tidak meluas,” kata Brigjen Samudi.

Dalam pertemuan itu, para tokoh masyarakat sepakat bahwa insiden yang terjadi merupakan persoalan pribadi dan tidak terkait dengan hubungan antar negeri.

Masyarakat pun menyampaikan beberapa tuntutan yang disampaikan dalam rapat meliputi percepatan pengungkapan pelaku penganiayaan, penyelidikan motif insiden, dan langkah-langkah pencegahan ke depan, seperti patroli rutin oleh TNI-POLRI.

Tokoh masyarakat juga menggarisbawahi pentingnya menindak tegas aktivitas yang mencurigakan, seperti dugaan terkait peredaran narkoba, konsumsi minuman keras, dan pertemuan anak muda di malam hari yang berpotensi memicu masalah.

Rapat ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan bersama, di antaranya:

  1. Insiden yang terjadi adalah persoalan pribadi, bukan konflik antar negeri.
  2. Kepolisian, didukung TNI dan pemerintah, akan segera menangkap pelaku penganiayaan yang telah teridentifikasi.
  3. Ketua Pemuda Negeri Wakal diharapkan segera melaporkan jika ada informasi terkait pelaku ke Kapolsek Leihitu.
  4. Kasus ini akan ditangani langsung oleh Polresta Ambon dengan dukungan Reskrimum Polda Maluku untuk memastikan tidak ada intervensi pihak luar.
  5. Pembentukan tim ronda oleh Dir Binmas dan pemerintah guna membubarkan aktivitas kumpul-kumpul yang mencurigakan.
  6. Mencegah isu-isu lama menjadi pemicu konflik atau balas dendam di masa depan.

Brigjen Samudi kembali menegaskan pentingnya menjaga kedamaian di masyarakat. “Saya yakin bapak-bapak yang hadir di sini menginginkan kondisi kondusif. Kita tidak ingin permusuhan dan konflik berlarut-larut,” pintanya.

Pihak kepolisian dan TNI telah berkomitmen untuk terus melakukan patroli bersama guna mencegah terjadinya insiden serupa. Semua tokoh masyarakat, pemuda, dan pemerintah diminta bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan perdamaian akan selalu terjadi di wilayah ini, ketegangan antara negeri Hitu dan Wakal dapat segera mereda, dan masyarakat kembali hidup berdampingan secara damai,” harapnya.

Pewarta: Dhet

Share :

Baca Juga

Kades Sasak Kecamatan Mauk Terancam Dipolisikan, Diduga Lakukan Penyalahgunaan Anggaran Desa untuk Proyek Fiktif
Personil Polsek Malingping Polres Lebak  bersama Balawisata Laksanakan Pengamanan Objek Wisata Pantai Bagedur
Kolaborasi Kuat TNI-Kejaksaan: JAMPIDMIL Tutup Diklat SDM 2024 dengan Semangat Baru
Prediksi Laga Sengit Galatasaray vs Tottenham di UEFA Europa League

Banten

Hari Desa Nasional 2026, Sekda Zaldi Dhuhana Perkuat Program MBG dan KDMP.
Kunker ke Desa Sidorejo, Pj Bupati Muba Resmikan Sangar Karawitan Sido Laras Madyo, dan Gedung Kantor PKK

Tangerang Raya

Proyek Gedung Parkir RSUD Kota Tangerang Diduga Langgar UU, Sekdis Perkimtan Bungkam
Pengamanan Ketat Debat Pilkada Maluku di Ballroom The Natsepa Hotel

Contact Us