Home / Tak Berkategori

Selasa, 8 Agustus 2023 - 20:00 WIB

PJ Bupati Tulungagung Hanya Untuk Orang Elit,Mahasiswa Lakukan Demo

Mahasiswa Lakukan Demo menjelang habisnya masa jabatan Bupati Tulungagung, 08/08/2023.

Suararepubliknews.com Tulungagung 08/08/2023, Suasana politik di Kabupaten Tulungagung mulai memanas menjelang habisnya masa jabatan Bupati Tulungagung.Usulan atas PJ Bupati Tulungagung yang akan menduduki pemerintahan di Kabupaten Tulungagung selepas masa jabatan Bupati terpilih selesai mendapat penolakan keras dari Aliansi Mahasiswa Tulungagung.

Penolakan tersebut diwujudkan dengan menggelar aksi di depan kantor DPRD Kabupaten Tulungagung sekitar pukul 13.00 wib (08/08/2023)  dengan pengawalan ketat pihak kepolisian,TNI,satpol PP.

Ilham Nursalim selaku koordinator lapangan dari aksi tersebut menjelaskan disela penyampaian aspirasi melalui pengeras suara.”Gerakan ini merupakan bentuk nyata kami setelah terlebih dahulu keputusan dari proses audiensi dengan ketua DPRD Kabupaten dan anggotanya beberapa hari yang lalu ternyata di ingkari.Dalam proses audiensi tersebut telah disepakati terutama dari pihak ketua DPRD yang nantinya akan memberikan informasi kepada masyarakat tentang tahapan-tahapan dalam penentuan usulan PJ Bupati tahun 2023 sebelum dikirim ke Kemendagri serta PJ Bupati nantinya harus bisa melakukan penyelesaian beberapa kasus hukum yang terjadi di Kabupaten Tulungagung.Akan tetapi yang terjadi selanjutnya adalah arogansi dari pihak anggota DPRD Kabupaten Tulungagung yang langsung menunjuk pada 3 nama selaku kandidat PJ Bupati untuk diusulkan”,jelas ilham Nursalim.

Menurut ilham Nursalim ketiga nama yang diusulkan merupakan pilihan dari orang-orang elit yang duduk dipemerintahan.”Setelah terlebih dahulu pihak ketua DPRD Kabupaten Tulungagung memberikan peluang(slot) kepada beberapa orang salah satunya diduga slot tersebut diberikan kepada Bupati Kabupaten Tulungagung untuk menunjuk langsung siapa saja yang nantinya akan diusulkan untuk menempati posisi PJ Bupati”,lanjut ilham Nursalim.

Aksi mereka ditutup dengan membakar ban sebagai wujud kekecewaan ketika permintaan mereka untuk bertemu ketua dprd tidak dipenuhi meskipun pada saat itu ada  3 anggota dewan yang hadir tetap tidak bisa mewakili.

Sebagai bentuk dari aksi lanjutan mereka akan menggelar aksi dengan jumlah masa yang lebih besar sampai aspirasi mereka terpenuhi.

“Kami akan membuat aksi lanjutan terkait hal ini agar apa yang sudah kami tuangkan dalam aspirasi kami benar-benar terlaksana”,pungkas ilham Nursalim.. . . . Yl/Yps/Kbt

Share :

Baca Juga

PW FRN Lebak Mengucapkan Selamat Kepada Komisioner KI Banten
Pemdes Pojok Salurkan BLT DD Bulan Juli Tahun 2022
Ramalan Zodiak Hari Ini: Keberuntungan, Keuangan, Asmara, dan Jam Baik
TMMD Kodim 1623/Karangasem Bersama Warga Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Sungai Mengereng
Respon Cepat Aduan Masyarakat di Medsos, Polresta Cirebon Amankan Tiga Pengedar OKT
Berbagi di Hari Idul Adha, Polres Tanah Karo Kurban Lima Ekor Sapi
Prediksi Eintracht Frankfurt vs Slavia Prague: Laga Sengit di UEFA Europa League

Sibolga

PWI Sibolga-Tapteng Mengutuk Sikap Arogansi Kepada Wartawan Oknum Mengaku dari Mabes TNI di Terminal BBM Pertamina Sibolga

Contact Us