Home / Maluku

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:24 WIB

Polda Maluku Kerahkan 305 Personel, Operasi Pekat Salawaku 2026 Dimulai untuk Jaga Kamtibmas jelang Ramadhan

MALUKU, SRN – Kepolisian Daerah Maluku resmi menggelar Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) Salawaku Tahun 2026 sebagai langkah strategis menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif jelang pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.

Operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Rabu (28/1/2026). Sebanyak 305 personel gabungan diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan operasi.

Kapolda Maluku menegaskan bahwa Operasi Pekat Salawaku 2026 difokuskan pada penanggulangan penyakit masyarakat seperti peredaran minuman keras ilegal, perjudian, prostitusi, premanisme, narkoba, serta kejahatan jalanan yang berdampak langsung terhadap keamanan publik.

“Minuman keras ilegal menjadi faktor dominan pemicu terjadinya tindak pidana kekerasan. Jika dibiarkan, dampaknya bisa meluas menjadi konflik komunal, kecelakaan lalu lintas, hingga kekerasan dalam rumah tangga,” tegas Kapolda.

Menurutnya, operasi ini tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan pendekatan preemtif dan preventif agar hasil yang dicapai lebih berkelanjutan.

Pelaksanaan Operasi Pekat Salawaku melibatkan lintas sektor, termasuk TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para raja negeri di wilayah hukum Polda Maluku.

“Keberhasilan operasi ini bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa,” ujar Kapolda.

Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasi secara profesional, humanis, dan berintegritas, dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat serta personel di lapangan.

Operasi Pekat Salawaku 2026 menunjukkan konsistensi Polri menekan penyakit masyarakat¹ sebagai isu strategis keamanan nasional, bukan sekadar pelanggaran hukum biasa. Di banyak wilayah Indonesia, miras ilegal dan kejahatan sosial kerap menjadi trigger konflik horizontal, kekerasan domestik, hingga gangguan stabilitas lokal.

Baca Juga  Peduli Kemanusiaan,  Kapolres Sbt Jenguk Dan Salurkan Bantuan Bagi Anak Penderita Kusta Dan Gizi Buruk Di RSUD Bula

Langkah Polda Maluku mengerahkan 305 personel gabungan sekaligus mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif mencerminkan pergeseran paradigma Polri ke arah penegakan hukum yang modern, adaptif, dan berorientasi pencegahan. Pendekatan ini sejalan dengan agenda nasional penguatan keamanan berbasis deteksi dini dan partisipasi masyarakat.

Dalam konteks Maluku sebagai wilayah kepulauan dengan keragaman sosial-budaya yang tinggi, Operasi Pekat Salawaku 2026 menjadi indikator penting bahwa stabilitas kamtibmas tetap menjadi prioritas utama negara dalam menjaga keutuhan sosial dan rasa aman publik. (Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Kapolda Maluku Pimpin Langsung Pengamanan Kunjungan Wapres RI di PLTMG Waai

Maluku

Polda Maluku Apresiasi Peluncuran Aplikasi Layanan 110 Polri

Maluku

Polri dan Kepolisian Hong Kong Tingkatkan Kerja Sama Perlindungan Perempuan dan Anak

Maluku

Hari Kedua Tinjau Kesiapan Groundbreaking PSN Blok Masela, Kapolda Maluku Pastikan Pengamanan Site Shelter INPEX di Lermatang Siap Dukung Investasi Strategis Nasional

Maluku

Ops Antik, Polda Maluku Razia Narkoba Gabungan di Tempat Hiburan Malam

Maluku

Stok Beras dan Bapokting Aman: Polda Maluku Gandeng Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan, Imbau Warga Tidak Panik Menjelang Nataru

Maluku

Waka Polres Buru Kompol H. Akmil Djapa Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

Maluku

Kapolda Maluku Tegaskan Dukungan Penuh Pengamanan Sensus Ekonomi BPS

Contact Us