Home / Tak Berkategori

Selasa, 27 Agustus 2024 - 11:44 WIB

Polda Maluku Utara Kerahkan 102 Personel dan Tim K9 untuk Bantu Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Ternate

Upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh Polda Malut ini difokuskan untuk menemukan korban yang masih tertimbun akibat banjir bandang dan tanah longsor

Upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh Polda Malut ini difokuskan untuk menemukan korban yang masih tertimbun akibat banjir bandang dan tanah longsor

Polda Maluku Utara Lakukan Aksi Kemanusiaan Setelah Bencana Alam Memakan 19 Korban Jiwa

AMBON, suararepubliknews.com – POLDAMALUKU, Polda Maluku Utara telah mengerahkan 102 personel dari Direktorat Samapta untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kelurahan Rua, Kota Ternate. Bencana yang terjadi pada Minggu (25/8/2024) dini hari itu menyebabkan 19 korban jiwa, dengan 16 korban telah teridentifikasi. Personel Polda Malut juga menurunkan anjing pelacak dari Tim K9 untuk membantu mencari korban yang masih hilang.

Kombes Pol Sukron, Direktur Samapta Polda Malut, menyatakan bahwa timnya dikerahkan segera setelah menerima laporan mengenai bencana tersebut. “Kami telah menurunkan Dalmas dan Subdit Gasum untuk menerima laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menggunakan alat berat jika hasil pelacakan K9 menemukan indikasi lokasi korban tertimbun,” kata Sukron dalam keterangannya pada Senin (26/8).

Fokus pada Pencarian dan Evakuasi Korban Hilang

Upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh Polda Malut ini difokuskan untuk menemukan korban yang masih tertimbun akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Hingga kini, masih ada tiga warga yang dinyatakan hilang. Tim K9, yang dilengkapi dengan anjing pelacak terlatih, diandalkan untuk mendeteksi lokasi jenazah di bawah reruntuhan dan tanah longsor. Sukron menegaskan bahwa tim akan melanjutkan pencarian hingga semua korban ditemukan.

Dalam pelaksanaan pencarian, personel Polda Malut juga mengambil keterangan dari warga yang selamat untuk menentukan titik-titik pencarian yang lebih efektif. Selain itu, pihak kepolisian telah mengevakuasi warga dari lokasi bencana dan mengimbau mereka untuk menempati posko pengungsian yang telah didirikan oleh pemerintah daerah.

Koordinasi dengan Tim SAR Gabungan untuk Memaksimalkan Penyelamatan

Pelaksanaan pencarian akan terus dilakukan bersama Tim SAR gabungan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. “Kami akan terus bekerja sama dengan Tim SAR, dan besok kami akan menurunkan kembali satu ekor anjing pelacak tambahan dari K9 Polda Malut untuk memaksimalkan pencarian korban yang masih hilang,” ujar Sukron.

Banjir bandang dan tanah longsor ini tidak hanya memakan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan parah di kawasan terdampak. Pemerintah daerah, bersama dengan Polda Maluku Utara dan berbagai pihak lainnya, kini bekerja keras untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga yang terdampak bencana tersebut. (Dhet)

Share :

Baca Juga

Hari Sumpah Pemuda Diperingati di Humbang Hasundutan, Dengan Thema : “Bersatu Bangun Bangsa”
Kepolisian Daerah Maluku Adakan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data BMN dan Laporan Keuangan

Maluku

Polres Kepulauan Tanimbar Amankan Pelaku Pencabulan Anak, Kasus Diungkap Berkat Respons Cepat dan Kepedulian Warga

Tangerang Raya

Proyek P3-TGAI di Desa Jati Waringin Disorot Publik,terkesan Asal jadi,dan ajang korupsi
Kakanwil Banten Apresiasi Sistem Keamanan Maximum Security dalam Kunjungan Kerja di Lapas Cilegon
Prediksi Real Madrid vs Villarreal: Pertarungan Sengit di Santiago Bernabéu
Puskesmas Parungsari Bantah Dugaan Pungli, Ini Penjelasan Resminya.
Jadwal Lengkap Liga Italia Pekan 18: AC Milan Jamu AS Roma, Juventus Ditantang Fiorentina

Contact Us