Home / Buru

Rabu, 23 Juli 2025 - 18:48 WIB

Polres Buru Gelar Operasi Cipta Kondisi  Langkah Awal Menuju Penertiban GB

Buru, suararepubliknews – Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan menindaklanjuti keresahan masyarakat atas maraknya peredaran bahan berbahaya (B3), Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K., MM, resmi mengeluarkan Surat Perintah Nomor: 814/VII/PAM 3.3./2025, untuk melaksanakan Operasi Cipta Kondisi.

Langkah ini merupakan kelanjutan rutinitas operasi dan tindak lanjut dari Surat Gubernur Maluku Nomor: 500.10.2.3.1052. tanggal 19 Juni 2025,  tentang Penertiban  Wilayah Pertambangan Gunung Botak Kabupaten Buru.

Instruksi Bupati Buru Nomor: 660.3/1 tahun 2023 tanggal 7 Juni 2023 tentang pelarangan peredaran bahan berbahaya dan mercuri di Kabupaten Buru, yang menjadi dasar koordinasi lintas sektor dalam mengatasi situasi di wilayah Gunung Botak (GB) dan sekitarnya.

Operasi Cipta Kondisi akan berlangsung sejak tanggal 23 hingga 31 Juli 2025, dengan sasaran utama: Pelabuhan Pelni Namlea,  pelabuhan Feri Namlea dan Feri Kaiely, serta seputaran wilayah tambang emas ilegal Gunung Botak.

Sasaran operasi ini mencakup pengawasan, pemeriksaan dan penindakan terhadap peredaran B3 yang selama ini  merusak lingkungan hidup.

Operasi cipta kondisi  berlangsung tadi subuh selama hampir  tiga jam dimulai pukul 5.15. WIT  di dermaga Feri Namlea dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang, SH. S.I.K. MM., Didampingi Wadansat Brimob, AKBP. Dennie Andreas Dharmawan, dan Wakapolres Buru,  Kompol Akmil Djapa, S.Ag.

Operasi gabungan polisi dan Brimob ini juga dihadiri oleh Paminal Polda dan Intel Polda Maluku. Dari 9 truk dan puluhan mobil pribadi serta kendaraan umum yang dirazia tidak ditemukan B3. Yang ditemukan hanya dua buah badik dan sopi 5 liter yang dikemas dalan plastik putih.

“Langkah ini adalah awal menuju penertiban GB secara menyeluruh. Kami ingin menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus menekan potensi konflik serta kerusakan ekologis yang lebih besar,” tegas Kapolres, Rabu, (23/6).

Baca Juga  Letda Muhamad Lutfi Tianotak Redam Api Sengketa Adat di Sungai Anahoni, Tiga Butir Kesepakatan Lahir dari Mediasi Darurat

Operasi ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari semua pihak, termasuk masyarakat setempat, guna menjaga ketertiban dan memastikan keberlanjutan lingkungan yang lebih sehat dan aman untuk generasi mendatang, ( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Buru

Kapolres Buru: Ini Amanah, Bukan Sekadar Jenjang Karier

Buru

Tutup Karbak Skala Besar di Desa Patani, Pangdam XV/Pattimura dan Forkopimda Tinjau Infrastruktur Hingga Makan Bersama Warga

Buru

Sinergi Tanpa Batas: Polres Buru dan TNI Gelar Apel Siaga serta Patroli Gabungan Jaga Stabilitas Kamtibmas Tetap Kondusif

Buru

Polres Buru Gelar Sosialisasi Penggunaan Dipa Rka-Kl Tahun Anggaran 2026

Buru

Rantai Pasok Sianida Ilegal Di Buru Jadi Sorotan: Nama “Dewa” Dari Parbulu Unit 17 Ditunjuk Warga Sebagai Pemasok

Buru

Danpas Pelopor Korbrimob Polri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat  “AB Moskona 2025”

Buru

Polres Buru Gelar Operasional Triwulan 1

Buru

Tegaskan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pangdam XV/Pattimura Beri Arahan di Labuha

Contact Us