Home / Nasional

Selasa, 28 Juni 2022 - 15:29 WIB

PRESIDEN JOKOWI MENGHADIRI KTT G.7 DI JERMAN.

Presiden Jokowi berbincang dengan Presiden AS Joe Biden

Jakarta, Juni, Suara Republik News(SRN), G7 adalah: suatu organisasi tingkat Internasional yang terdiri dari tujuh negara yaitu, Kanada,Perancis,Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat. Pada umumnya, kegiatan Konfrensi Tingkat Tinggi ( KTT) adalah melakukan kolaborasi dalam rangka memecahkan masalah ekonomi dunia. Untuk itu G7 setiap tahun mengadakan rapat kerja untuk membahas masalah yang sedang terjadi melalui Konfrensi Tingkat Tinggi ( laman resmi G7). Presiden Jokowi disambut oleh kanselir Jerman Olaf Scholz, Senin siang, 27 Juni 2022. Dilansir dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Dalam penyambutan tersebut, hadir Bersama  pemimpin  dari  negara  mitra  G7  yaitu  (1)  Alberto  Fernández- Presiden Argentina, (2) Narendra Modi – Perdana Menteri India, (3) Macky Sall-Presiden Senegal,(4) Cyril Ramaphosa-Presiden Afrika Selatan.Sebelum mereka memulai pembicaraan resmi, mereka mengawalinya dengan berfose bersama, dalam foto Bersama tersebut Presiden Jokowi berada di antara Perdana Menteri Jerman Olaf Scholz dan Presiden Amerika Serikat Joe SchmitdtBiden. Dalam KTT G7 ini , Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

Kehadiran Presiden Jokowi dalam KTT tersebut adalah sebagai mitra G7 sekaligus menjadi Presiden G20.

Presiden Joko Widodo (tengah) berpelukan hangat dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dalam pertemuan G7 di Jerman Senin, 27 Juni 2022. –Tangkap layar Sekretariat Presiden.

Menurut sejarahnya,G7 diprakarsai, oleh mantan Presiden Perancis Valery Giscard dan kemudian kanselir Federal Helmutn Schmidt pada tahun 1975. Para Kepala negara dan Pemerintahan dari Jerman,Perancis,Inggris,Italia Jepang dan Amerika Serikat bertemu untuk obrolan api unggun diChatheau. Pada tahun 1070-an terjadi krisis minyak pertama dan runtuhnya sistim nilai tukar tetap. Para pemimpin negara G7 mengadakan pertemuan untuk bertukar ide tentamg solusi potensial. Pada tahun 1976, G7 mengadakan pertemuan pertama kali di Puerto Rico untuk membahas kebijakan moneter. Tahun 1998 dibentuk G8,setelah konfrontasi TimurBarat diatasi, Pada tahun 2014 Rusia dikecualikan dan Kembali menjadi G7. Demikian sekelumit sejarah G7(detik news).

Baca Juga  "Jateng - Indonesia Berbasis Kualitas Otonomi Daerah, Sistem Hukum Nasional, Dan Pertahanan Negara"

Presiden Jokowi Tiba di Jerman, WNI Sambut Meriah dengan Bendera Merah Putih Berebut Minta Foto /Instagram

Presiden Jokowi, ajak negara G7 dan G20 segera atasi krisis pangan yang saat ini mengancam rakyat di negara-negara berkembang jatuh kejurang kelaparan.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Biro Pers,Media dan Informasi Sekrrtariat Presiden Senin 27 Juni 2022,Jokowi menyampaikan pandangannnya itu di KTT G7 Yang mengangkat tema “Ketahanan pangan dan kesetaraan gender”.Jokowi mengatakan ada 323 juta orang di tahun 2022 ini menurut World Programme,terancam kerawanan pangan akut. G7 dan G20 lanjut Jokowi, memiliki tanggung jawab besar, Maka mari kita tunaikan tanggung jawab besar ini tutup Jokowi.

JOKOWI BAHAS UKRAINA DENGAN MACRON.

Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan presiden Perancis Emmanuel Macron, disela-sela KTT G7. Jokowi dan Macron membahas situasi di Ukraina. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi

mengapresiasi upaya Macron untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina. Jokowi mengatakan perang berdampak luar biasa terhadap krisis pangan.”Kita semua paham situasi sangat kompleks. Namun kita perlu terus upayakan penyelesaian secara damai. Jika perang berlanjut, krisis pangan yang terjadi saat ini akan makin buruk,” ucap Jokowi dalam keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (27/6/2022). Di samping itu, Jokowi berbicara mengenai upaya penguatan bilateral Indonesia dan Prancis. Hal itu meliputi bidang ekonomi maupun bidang pertahanan dan industri strategis. ( Ring-o)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mengapresiasi Program Polri Bidang Kesehatan. Ke Depan Butuh Fakultas Kedokteran?

Nasional

Presiden akan Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan dan Tinjau Sejumlah Pasar di Sulawesi Utara

Nasional

Menko Marves Kunker ke Humbahas, Lihat Kemajuan Pengembangan TSTH2

Nasional

Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Theofransus Litaay Mengungkapkan Indikator Demokrasi Indonesia Terus Meningkat

Nasional

Buka Rakornas Transisi PC-PEN, Presiden Apresiasi Kerja Keras Jajaran Tangani Pandemi

Nasional

HUT Ke-76 BIN: Transformasi Intelijen di Era “Society 5.0”

Nasional

PGI Dukung Komitmen Presiden Joko Widodo terkait Pembangunan Rumah Ibadah

Nasional

Dirjen PSP Kementrian RI Terima Proposal Bupati Khenoki Waruwu, Akan Ditindak Lanjut Waktu Dekat

Contact Us