Home / Tak Berkategori

Selasa, 6 Agustus 2024 - 12:19 WIB

Presiden Jokowi Tekankan Peningkatan Target Penerimaan Negara pada Rapat Terbatas RAPBN 2025

Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menekankan bahwa dalam rencana RAPBN 2025 harus dapat mengakomodasi program pemerintah ke depan. Foto: Biro Humas Setjen Kemhan

Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menekankan bahwa dalam rencana RAPBN 2025 harus dapat mengakomodasi program pemerintah ke depan. Foto: Biro Humas Setjen Kemhan

Jakarta, suararepubliknews.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) terkait Rencana Kerja Pemerintah, Nota Keuangan, dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2025. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (5/8).

Fokus RAPBN 2025: Mengakomodasi Program Pemerintah Ke Depan

Dalam rapat ini, Presiden Jokowi menegaskan bahwa rencana RAPBN 2025 harus mampu mengakomodasi berbagai program pemerintah di masa depan. Ini mencakup berbagai sektor penting yang menjadi prioritas dalam pembangunan nasional.

Waspadai Risiko Perlambatan Ekonomi Dunia

Presiden Jokowi mengingatkan seluruh jajaran menteri akan risiko perlambatan ekonomi dunia. Faktor utama yang diwaspadai adalah kebijakan suku bunga dan dinamika geopolitik global yang terus berubah. Dua faktor ini, menurut Presiden, dapat berdampak signifikan dan berpotensi menyebabkan krisis pangan dan energi. “Yang kemungkinan itu akan berimbas pada krisis pangan, harga minyak yang naik,” jelas Presiden Jokowi.

Optimalisasi Peningkatan Penerimaan Negara

Menanggapi potensi tantangan tersebut, Presiden Jokowi mendorong para menteri untuk mengoptimalkan langkah-langkah yang dapat meningkatkan target penerimaan negara. Ini menjadi salah satu fokus utama dalam RAPBN 2025 guna menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kemudahan Investasi dan Ekspor

Selain itu, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya kemudahan investasi dan ekspor sebagai kunci utama dalam mencapai target penerimaan negara. Kemudahan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor dan mendorong produk-produk lokal untuk bersaing di pasar internasional. “Optimalkan langkah-langkah untuk peningkatan target penerimaan negara. Di sini saya ingin menggarisbawahi mengenai kemudahan investasi, kemudahan untuk produk-produk yang berkaitan dengan ekspor,” tambah Presiden Jokowi. (Stg)

Sumber: Biro Humas Setjen Kemhan

Share :

Baca Juga

Diduga Preman NDP Mengaku Sebagai Anggota TNI Turut Serta Menindas Para Petani Garapan.

Banten

Jembatan Cikotak Dibangun, Bupati Ratu Zakiyah Yakini Banyak Dampak Positif

Tangerang Raya

Jelang Nataru, BMKG: Pesisir Pantai Anyar-Cinangka Cenderung Aman dari Bencana.

Advertorial

Satu Tahun Sachrudin-Maryono: Menenun Kebersamaan, Mengakselerasi Perubahan di Kota Tangerang

Tulungagung

13 KPM di Desa Jenglungharjo Terima BLT DD tahap Dua Tahun 2025
Danrem Wijayakusuma Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda Bersama Forkopimda Banyumas
Kapolres Sampaikan Amanat Kapolda Metro Jaya: Jangan Ada Pungli, Ikhlas, Nikmati dan Syukuri Jadi Polisi
Implementasi Srikandi dan TTE Terus Berkembang di Lingkup Pemkab Muba

Contact Us