AMBON,POLDA MALUKU,SuaraRepublikNews.com.-Penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada kemampuan Polri mendengar, memahami, dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut ditegaskan Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., saat menggelar kegiatan Jumat Curhat di Masjid Al-Fatah, Kota Ambon, Jumat (16/10/2026).
Melalui dialog langsung dengan masyarakat seusai pelaksanaan salat Jumat, Kapolda Maluku membuka ruang komunikasi untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Maluku.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, http://S.Sos., imam dan pengurus Masjid Al-Fatah, jamaah, serta sejumlah pejabat utama Polda Maluku. Turut mendampingi Kapolda antara lain Karo SDM, Dirreskrimum, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirlantas, dan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
“Kapolda: Polisi Harus Tahu Apa yang Dibutuhkan Masyarakat”
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, pemahaman terhadap kebutuhan warga menjadi bagian penting dalam menentukan langkah pelayanan.
“Saya datang ke sini dengan segala kerendahan hati untuk bersilaturahmi kepada masyarakat Maluku, terkhusus warga Ambon. Walaupun saat ini baru sempat melayani dan bersilaturahmi di Ambon, saya berharap kabar baik ini dapat terdengar hingga ke pulau-pulau lainnya,” ujar Irjen Pol Suwondo Nainggolan.
Kapolda menegaskan, Polri harus menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat yang terbuka terhadap kritik, masukan, dan harapan warga. Dialog langsung menjadi salah satu cara untuk memahami persoalan di lapangan.
“Sebagai pelayan, tentunya saya harus tahu apa yang diinginkan oleh masyarakat yang saya layani. Pertemuan ini bukanlah yang pertama dan terakhir. Ke depan, kita akan kembali menggelar silaturahmi dan dialog yang lebih santai agar saya bisa menyerap informasi dan data yang lebih lengkap,” jelasnya.
“Aspirasi Masyarakat Menjadi Bagian dari Penguatan Kamtibmas”
Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi dua arah yang memungkinkan masyarakat menyampaikan pandangan, masukan, dan persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun pelayanan kepolisian secara langsung.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa kedekatan Polri dengan masyarakat harus diwujudkan melalui komunikasi yang terbuka dan pelayanan yang dapat dirasakan secara nyata.
“Jumat Curhat menjadi ruang bagi Polri untuk mendengar langsung suara masyarakat. Setiap masukan merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan yang lebih baik dan menentukan langkah yang tepat dalam menjaga kamtibmas. Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui keterbukaan, komunikasi yang berkelanjutan, dan komitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” ujar Kabid Humas.
Polda Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keamanan sebagai tanggung jawab bersama. ( Dhet ).










