Home / Tak Berkategori

Jumat, 19 Juli 2024 - 14:45 WIB

Trump Selamat dari Upaya Pembunuhan: “Saya Berada di Sini Atas Anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa”

Republican presidential nominee and former U.S. President Donald Trump raises his fist from the stage on Day 4 of the Republican National Convention (RNC), at the Fiserv Forum in Milwaukee, Wisconsin, U.S., July 18, 2024. REUTERS/Andrew Kelly

Republican presidential nominee and former U.S. President Donald Trump raises his fist from the stage on Day 4 of the Republican National Convention (RNC), at the Fiserv Forum in Milwaukee, Wisconsin, U.S., July 18, 2024. REUTERS/Andrew Kelly

Milwaukee, suararepubliknews.com – Donald Trump pada hari Kamis (18/07) mengisahkan bagaimana dirinya selamat dari upaya pembunuhan yang mengincar nyawanya. Dalam pidatonya di Konferensi Nasional Partai Republik, yang merupakan pidato pertama sejak serangan tersebut, Trump menyatakan bahwa ia masih hidup “atas anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa.”

“Saya mendengar suara desingan keras dan merasakan sesuatu menghantam telinga kanan saya dengan sangat, sangat keras,” ungkap Trump dalam pidato yang berdurasi 14 menit, dengan perban tebal yang masih menutupi telinganya. “Saya berkata dalam hati, ‘Wow, apa itu tadi? Itu hanya sebuah peluru.'”

Ketika Trump mengatakan kepada kerumunan di Milwaukee bahwa dia “sudah seharusnya saya beridiri di sini,” para delegasi meneriakkan, “Ya, benar!”

Nada Mendamaikan di Awal Pidato

Mantan presiden tersebut mengeluarkan nada yang sangat mendamaikan pada saat-saat pembukaan pidatonya, ketika ia secara resmi menerima nominasi calon presiden dari Partai Republik untuk pemilu 5 November mendatang.

“Saya mencalonkan diri sebagai presiden untuk seluruh Amerika, bukan untuk setengah dari Amerika, karena tidak ada kejayaan dalam kemenangan bagi sebagian rakyat Amerika,” ujarnya, dengan nada bicara yang berbeda dari biasanya.

Serangan terhadap Pemerintahan Biden

Namun, Trump dengan cepat beralih ke serangan terhadap pemerintahan Biden yang ia klaim tanpa bukti sebagai bagian dari konspirasi Partai Demokrat. Ia meramalkan bahwa Presiden Joe Biden akan membawa “Perang Dunia Ketiga” dan menggambarkan apa yang disebutnya sebagai “invasi” migran di perbatasan selatan.

Dalam pidato yang berdurasi lebih dari 90 menit, pidato konferensi terpanjang dalam sejarah, Trump mengabaikan pesan persatuan yang ia janjikan dan memilih untuk mengulangi klaimnya yang salah bahwa Partai Demokrat telah mencuri pemilu 2020.

Visi Trump untuk Amerika

Trump menegaskan, seperti yang ia lakukan sepanjang karir politiknya, bahwa hanya dia yang mampu menyelamatkan negara dari malapetaka. “Saya dapat menghentikan perang hanya dengan sebuah panggilan telepon,” katanya.

Penutupan Acara Konferensi

Pidato tersebut menjadi penutup dari acara empat hari di mana ia disambut dengan pujian oleh partai yang sekarang hampir seluruhnya berada di bawah kekuasaannya.

Dalam sebuah pernyataan, ketua kampanye capres Biden, Jen O’Malley Dillon, mengatakan bahwa Trump hanya memberikan masalah, bukan solusi.

“Donald Trump-lah yang menghancurkan ekonomi kita, merenggut hak-hak, dan gagal dalam keluarga kelas menengah,” ujarnya. “Sekarang dia mengejar kursi kepresidenan dengan visi yang bahkan lebih ekstrem lagi.” (Stg)

Sumber: Reuters “Trump recounts attempt on his life, then abandons unity theme in marathon convention speech”

Share :

Baca Juga

Kapolri Sigit Akui Polri Sempat Alami Kemerosotan, Kini Fokus Kembalikan Kepercayaan Publik

Maluku

Pangdam XV/Pattimura Terima Kunjungan Pemkot Ambon dan BPK Wilayah XX Maluku
Cara Efektif Mengajarkan Anak Mencintai dan Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi
Puluhan TNI Membawa Batu Serbu Kampung Warga
PERINGATI HARI TARI DUNIA PEMKOT CIMAHI GELAR “CIMAHI MENARI’’
Jaksa Depok Bangkitkan Semangat Nasionalisme Lewat Lomba Lagu Kemerdekaan
Jaga Kebugaran Tetap Prima, Kodim 1710/Mimika Laksanakan Senam Kesegaran Jasmani
Wow….Limbah, Ditempatkan di Badan Jalan, Kemana Apatur Desa???????.

Contact Us