Home / Tak Berkategori

Sabtu, 27 Januari 2024 - 19:18 WIB

Polda Maluku Mengamankan Kedatangan Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden RI di Bandara Internasional Pattimura, Kota Ambon

AMBON.SuaraRepublikNews.com.-POLDAMALUKU- Tim satgas preventif Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku mengamankan kedatangan surat suara Presiden – Wakil Presiden RI di Bandara Internasional Pattimura, Kota Ambon, Sabtu (27/1/2024).

 

Logistik pemilu yang tiba dengan maskapai Garuda Boing 737-8U3 tersebut merupakan pemenuhan kekurangan surat suara Presiden – Wakil Presiden di 9 kabupaten/kota di Maluku.

 

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat mengatakan, surat suara Presiden yang tiba sebanyak sembilan koli untuk 9 kabupaten/kota.

 

Untuk Kabupaten Buru berjumlah 765 surat suara; Buru Selatan 127 surat suara; Kepulauan Tanimbar 1.212 surat suara; Maluku Tengah 452 surat suara; Maluku Tenggara 661 surat suara; Seram Bagian Barat 251 surat suara; Seram Bagian Timur 621 surat suara; Kota Ambon 136 surat suara; Dan Tual 205 surat suara.

 

Pengamanan logistik Pemilu ini dilakukan mulai dari kargo bandara dan di bawa menggunakan mobil boks. Kemudian dikawal ke Kantor KPU Provinsi Maluku.

 

“Proses pengamanan dan pengawalan surat suara pemenuhan kekurangan di 9 kabupaten kota di Maluku ini berjalan aman dan lancar,” katanya.

(DW)

Share :

Baca Juga

Banten

Sidak,dan Tinjau Jalan Rusak, Bupati Serang Ratu Zakiyah Desak DPUPR Segera Dibangun
Ditpamobvit Polda Maluku Teken Pernyataan Tidak Terlibat Judi Online

Maluku

Pasar Ngrimase Tanimbar Terbakar, Brimob Kerahkan Mobil Water Canon Padamkan  Api
Jagung Sudah Memberi Hasil, Masyarakat Ucapkan Terimakasih Pada Bupati Humbahas
Mengapa Kucing Anda Sering Mengeong pada Malam Hari? Ini Alasannya!

Banten

Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani, Polsek Malingping Polres Lebak Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan
625 KPM Desa Cipeundeuy Terima Bantuan Pangan Beras Medium 10 Kg

Tangerang Raya

Lagi-Lagi Kasus Penyalahgunaan Izin PBG di Tangerang: Bangunan 7 Lantai Diduga Gunakan Dokumen Palsu

Contact Us