Home / Jakarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:32 WIB

Sempat Dicari Penyidik, Wamen Imipas Silmy Karim Akhirnya Datangi Gedung KPK Pasca OTT Imigrasi Jakbar

JAKARTA, SRN – Eskalasi kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang Kantor Imigrasi Jakarta Barat memasuki babak baru. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (3/6/2026) malam.
Kehadiran mantan Dirjen Imigrasi tersebut terjadi setelah namanya santer disebut tengah dicari oleh penyidik lembaga antirasuah guna pengembangan penyidikan.

Respons kooperatif di tengah pusaran kasus. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedatangan Silmy Karim ke markas KPK dinilai sebagai langkah kooperatif untuk memberikan klarifikasi langsung. Sebelumnya, KPK secara aktif memburu keberadaan sang Wamen guna menggali keterangan lebih dalam terkait rangkaian OTT yang menjerat sejumlah pejabat teras di bawah naungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pencarian terhadap Silmy Karim memang berkolerasi kuat dengan rangkaian operasi senyap yang digelar di wilayah Jakarta Barat.

> “Pencarian terhadap Silmy masih berkaitan dengan rangkaian OTT yang dilakukan di Jakarta Barat. KPK juga mengimbau seluruh pihak yang dibutuhkan keterangannya agar bersikap kooperatif,” ujar Budi Prasetyo kepada awak media, (3/6/26)

Petinggi Imigrasi Jakarta Barat ikut diamankan. Kasus ini menarik perhatian publik secara luas mengingat skala operasi yang dilakukan oleh KPK cukup masif. Dalam operasi senyap tersebut, tim penindak KPK dilaporkan telah mengamankan belasan orang yang diduga terlibat kuat dalam praktik rasuah.

Salah satu figur kunci yang ikut dicokok dalam operasi tersebut adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik KPK masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan, termasuk mendalami sejauh mana keterlibatan serta aliran dana yang menjadi objek dalam OTT kali ini. Publik kini menunggu status hukum resmi yang akan diumumkan oleh KPK dalam konferensi pers mendatang. (*)

Share :

Baca Juga

Jakarta

SOROTAN REKAM JEJAK: Sekjen LBH BONGKAR Kritisi Penunjukan Nanik S. Deyang Sebagai Kepala BGN Baru Terkait Kasus Masa Lalu

Jakarta

Menolak Dibenturkan: AMPB dan PATI Tarik Massa dari Gedung DPR RI

Jakarta

Tragedi Kemarahan Rakyat Menjarah Rumah Para Pejabat.

Jakarta

Dukungan Polri pada Program 3 Juta Rumah Subsidi Diganjar Penghargaan dari Menteri PKP

Hukum

Terjaring OTT di Sumatera Utara, Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di Gedung KPK

Jakarta

Genderang Perang Ekonomi dan Seruan Penegakan Hukum: Momentum Kebangkitan Nasional

Jakarta

Diduga Belum Kantongi PBG, Proyek Pembangunan 32 Unit Rumah di Semanan Tetap Berjalan, Pengawasan Dipertanyakan

Jakarta

Airmata Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

Contact Us