Home / Tak Berkategori

Selasa, 4 Juni 2024 - 15:04 WIB

Cuaca Ekstrim Petani Meradang,Gagal Panen Hutang Bertambah

Suararepubliknews.com Tulungagung 04/06/2024,,Cuaca yang tidak menentu berimbas Negatif terhadap perekonomian warga khususnya wilayah Tulungagung selatan.Kurangnya Curah hujan disaat musim penghujan yang biasanya dimanfaatkan oleh Warga masyarakat yang mayoritas merupakan Petani Jagung untuk berlomba-lomba dalam bercocok tanam hingga menghasilkan panen yang maksimal

Akan tetapi Cuaca yang Ekstrim dengan curah hujan yang tidak menentu,mengakibatkan Kegagalan Saat Panen serta adanya Wabah di sektor pertanian yang sering di sebut dengan Bule (Jagung Putih)

Wilayah Tulungagung selatan meliputi Kecamatan Bandung,Campurdarat,Besuki,Tanggunggunung dan Juga Pucanglaban yang terkenal akan hasil jagung terbesar.Akan tetapi di Tahun 2024 ini khususnya Kecamatan Tanggunggunung hanya mampu menghasilkan 25% Jagung di bandingkan dengan Tahun sebelumnya,hal tersebut dikarenakan curah hujan yang tidak menentu serta banyaknya tanaman yang terserang Wabah Bule

Padahal jelas wilayah pegunungan Tanggunggunung sebagian besar penduduknya mangadalkan hasil bumi dari menanam jagung dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari,entah dengan bekerjasama dengan tengkulak ataupun dengan modal pinjaman dari koperasi dan juga Bank.Suatu misal yang di terangkan oleh Suryanto salah satu petani di wilayah kecamatan Tanggunggunung,yang mengalami kegagalan Panen serta besar harapannya dari para pemangku kebijakan mampu memberikan Solusi bagi Petani

“Sudah dua kali berturut-turut masyarakat khususnya petani jagung di tahun 2024 ini mengalami gagal Tanam bahkan tidak Panen,padahal dari modal yang mereka gunakan mengandalkan pinjaman,jarang yang punya modal sendiri hampir merata keluhan para petani sama.Di musim tanam pertama gagal tanam dan gagal Panen di tambah lagi ditanam yang kedua juga gagal,sehingga bukan malah keuntungan yang di dapat melainkan hutang bertambah.Disaat petani terpuruk seperti saat ini hanya bantuan dari pemerintah yang diharapkan entah berupa bantuan pangan ataupun program ketahanan pangan,Pinjaman Lunak dari Dinas Koperasi serta Bantuan Hibah dari Dinas Pertanian.Maka Para pemangku kebijakan (Bupati dan Dinas Terkait) yang harus turun tanggan untuk kesejahteraan masyarakat.Bila mana dari berbagai sektor tersebut tidak dapat di canangkan maka besar harapan kami adanya pendamping edukasi komoditas lainnya yang mampu menjadikan sektor perekonomian masyarakat suatu misal daun Talas,Kelor dan lainnya”,jelasnya… Yps/Kbt

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Pemkab Tanggap Cepat Perbaiki Jembatan Sementara Aek Sipoti Batu Nagodang Yg Rusak Akibat Hujan Deras.
Pemkab Muba Peringati HARDIKNAS ke-77
Keputihan dan Pengaruhnya terhadap Kehamilan
Antisipasi Kenakalan Remaja dan Tawuran Polsek Cikeusik Polres Pandeglang Adakan Razia Pelajar

Jawa Barat

Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Kota Cirebon
Penyerapan BOP Sekolah PAUD Darul Huda Lebak Banten, Disorot Lentera Masyarakat Banten

Maluku

“Polisi Mengajar”. Strategi Polda Maluku Bangun Karakter Generasi Muda
Seleksi PTIK, 7 Anggota Polda Maluku Lulus Terpilih

Contact Us