Home / Tak Berkategori

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:07 WIB

Kapolda Maluku imbau Bentuk Tim Terpadu Penanganan Pasar Mardika dan Ambon Plaza.

AMBON.SuaraRepublikNews.com.-POLDAMALUKU- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum menghimbau agar tim terpadu penanganan pasar Mardika dan Ambon Plaza dapat dibentuk dan menyelesaikan persoalan secara lintas instansi.

Himbauan tersebut disampaikan menyusul berkembangnya persoalan dan adanya aksi protes yang dilakukan masyarakat dan pedagang sehingga rawan menimbulkan gangguan ketertiban umum dan masyarakat .

“Tim terpadu penanganan pasar Mardika dan Ambon Plaza agar segera dibentuk. Sudah beberapa kali aksi masyarakat pedagang di kedua tempat tersebut dan mereka juga telah menyampaikan aspirasinya ke berbagai instansi termasuk Polri ,hal ini harus kita respon positif dan tangani dengan baik ,” kata Kapolda di Ambon, Senin (10/6/2024).

Ia mengatakan, permasalahan tersebut harus ditangani secara terpadu. Penyelesaian pun harus dilakukan pada akar masalahnya dan jangan dibiarkan berlarut larut tanpa respon dan penangan yang solutif untuk semua pihak.
Kita harus duduk bersama dan melihat secara utuh persoalan yang ada, bila ada pelanggaran keperdataan dalam kerja sama,selesaikan secara keperdataan, namun bila ada kejahatan atau perbuatan pidana maka Polri akan memproses hukum kasus tersebut dengan bukti yang cukup dan kuat, tapi roda perekonomian harus terus berjalan untuk peningkatan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat, “tegasnya.

“Semua pihak pedagang dan dinas terkait yang bertanggung jawab harus dilibatkan dalam penyelesaiannya, sehingga keputusan yang dihasilkan akan arif dan bijaksana serta sesuai aturan hukum,” harapnya.

Kapolda mengatakan, apbila ada pelanggaran hukum agar dilakukan proses hukum. Polda Maluku dan Kejaksaan akan siap untuk menindak lanjutinya.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan jangan anarkis. Masyarakat agar menyalurkan melalu mekanisme dan proses hukum serta jangan mudah terprovokasi oleh oknum atau kelompok yang memanfaatkan masalah ini untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

“Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon harus segera mengambil langkah yang memberikan kepastian hukum dan peluang usaha bagi masyarakat sesuai aturan yang ditetapkan,aparat hukum dan aparat keamanan siap untuk sepenuhnya membantu penyelasian masalah tersebut agar pedagang juga bisa berusaha kembali dengan baik dan kesejahteraannya meningkat ,”pintanya.

Polda Maluku dan jajaran, kata Kapolda, selama ini telah melakukan langkah-langkah pengamanan secara persuasif dan humanis serta mencegah terjadinya konflik di kedua tempat tersebut.

“Polda Maluku siap untuk bersinergi dengan Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut sehingga tidak berlarut larut dan rawan menimbulkan gangguan kamtibmas dan konflik di lapangan,” pungkasnya.(Dhet)

Share :

Baca Juga

Pererat Silaturahmi, FRN DPC Lebak Kunjungi Humas Polres Lebak: Sinergi Antara Jurnalis dan Kepolisian Semakin Kuat
Bantuan Peduli Pasca Gempa di Kabupaten Bandung, H. eMTe dan Dadang M Naser Pimpin Aksi Kemanusiaan

Daerah

Polres Aceh Tenggara Berhasil Evakuasi Jenazah Korban Bencana di Sungai Alas
Kadis Pendidikan Sumut, Dr H Asren Nasution MA Kukuhkan Anak Didik Baru Angkatan XII SMAN 2 Lintongnihuta
Musrenbang di Kecamatan Paranginan Humbahas “Pembangunan Skala Prioritas”
Ingin Lebih Dekat dengan TNI nya, Pelajar Serbu Makorem 071/Wijayakusuma
Festival Balon Wonosobo: Meriahnya Perayaan Di Hari Terakhir dengan Penuh Pengunjung
Ledakan Partikel Matahari dapat Merusak Lapisan Ozon dan Memandikan Bumi dengan Radiasi Selama Bertahun-tahun

Contact Us