Home / Tak Berkategori

Rabu, 26 Februari 2025 - 05:11 WIB

Musrenbang di Kecamatan Paranginan Humbahas “Pembangunan Skala Prioritas”

Paranginan, (Humbahas), Suararepubliknews -Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) di Kecamatan Paranginan Kabupaten Humbahas dilaksanakan bertempat di HKI Paranginan, Selasa 25 Februari 2025.

Musrenbang ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba bersama pimpinan OPD (Organisasi Perangkat daerah), anggota DPRD Humbahas Bantu Tambunan, Labuan Sihombing, Monang Nababan, Bosfer Nababan dan Lam Marganda Silaban, Camat Paranginan Sabar Saragih, Kepala Desa, TNI-Polri dan berbagai elemen masyarakat.

Martogi Purba mengatakan program pembangunan di Kabupaten Humbahas termasuk di Paranginan harus skala prioritas, karena efesiensi anggaran. Banyak anggaran dipotong khususnya bidang infrastruktur. Musrenbang kecamatan ini merupakan lanjutan musrenbang desa. Program pembangunan yang diusulkan dari tingkat desa tetap ditampung dan jadi masukan, namun pelaksanaannya harus skala prioritas yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sesuai dengan visi misi yaitu membangun masyarakat adil makmur, lestari dan berkeadaban.

Hal senada juga disampaikan Labuan Sihombing, bahwa pembangunan tetap jalan tapi harus skala prioritas yang langsung menyentuh masyarakat. “Mana yang paling sangat dibutuhkan masyarakat, itu dulu yang kita prioritaskan. Kita sama-sama tau, saat ini efesiensi anggaran. Mudah-mudahan dalam pertemuan ini ada dampaknya, jangan musrenbang kita tapi tak ada hasil” ucap Labuan Sihombing.

Aipda Pol Aladin Siregar dari Polsek Lintongnihuta mengatakan pihak keamanan mendukung program pembangunan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Pembangunan bisa berjalan dengan baik harus ada dukungan dari masyarakat terkait keamanan dan ketertiban. Tanpa keamanan, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

Dalam Musrenbang ini, juga dibahas terkait wisata Sipinsur di Desa Pearung, belakangan ini pengunjung drastis menurun bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sewaktu tiket masuk Rp1.000, banyak berkunjung ke Sipinsur, tapi setelah naik jadi Rp10.000, pengunjung jadi berkurang. Ini menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten dan DPRD Humbahas, supaya peraturan tiket masuk ke Sipinsur ditinjau kembali. Bahkan tiket masuk sangat berpengaruh bagi pelaku-pelaku UMKM di Sipinsur.   (Demak S)

Share :

Baca Juga

Pemdes Sukorejo Kulo Gelar Rapat Pertanggungjawaban Pendapatan dan Pembelanjaan Anggaran Tahun 2023

Tangerang Raya

Giat Sispam Mako Anggota Polsek Balaraja Dalam Menjaga & Antisipasi Guantibmas di Mako Polsek Balaraja Polresta Tangerang
KTNA Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Paslon Nomor 4 Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan: Fokus pada Kesejahteraan Petani dan Nelayan

Jawa Barat

Polresta Cirebon Gelar Rakor Lintas Sektoral dan TFG Persiapan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026
Airin Rachmi Diany Tekankan Urgensi Infrastruktur di Banten Selatan untuk Tingkatkan Ekonomi: Fokus pada Pembangunan Jalan Poros Desa

Banten

Polres Lebak Laksanakan Operasi Zebra Maung 2025, Fokus Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas
Karantina Pemilihan Putra Putri Dirgantara Sulut 2022
Memasuki Hari Pertama Pasca Libur dan Cuti bersama Hari Raya Idul fitri 1444 Hijriah Tahun 2023

Contact Us