Home / Tak Berkategori

Selasa, 25 Juni 2024 - 19:26 WIB

Putin Menawarkan Proposal Perdamaian untuk Akhiri Konflik di Ukraina

Moskow, suararepubliknews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa proposal perdamaian yang diajukannya dapat mengakhiri konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun di Ukraina. Dalam pidato yang disampaikan oleh ajudan internasionalnya, Yury Ushakov, kepada peserta Forum Pembacaan Primakov, Putin menyatakan bahwa inisiatif tersebut memberikan jalan menuju penyelesaian politik dan diplomatik.

“Saya berharap, tidak seperti banyak politisi Barat yang bahkan tidak ingin mempelajari esensi dari inisiatif yang kami ajukan, para peserta forum akan mempertimbangkannya dengan bijaksana dan rasional. Mereka akan dapat melihat bahwa ini benar-benar menawarkan kemungkinan untuk menghentikan konflik dan bergerak menuju penyelesaian politik dan diplomatik,” demikian bunyi pernyataan yang dipublikasikan di situs web Kremlin.

Pada 14 Juni lalu, Putin mengajukan beberapa syarat untuk perdamaian, di antaranya meminta Ukraina menarik pasukannya dari wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia, serta menyetujui perolehan teritorial Rusia yang dibuat selama “operasi militer khusus” yang diluncurkan pada Februari 2022. Selain itu, ia menuntut agar Ukraina mengukuhkan status netralnya dan mendesak Barat untuk membatalkan semua sanksi anti-Rusia.

Dilansir dari Media Anews, Putin juga menekankan pentingnya ide-ide Rusia mengenai pembentukan sistem keamanan yang setara dan tak terpisahkan, serta kerja sama yang saling menguntungkan di seluruh benua Eurasia.

Forum Pembacaan Primakov ke-10, yang diadakan di Moskow pada hari Selasa (25/06) dan Rabu (26/06) merupakan pertemuan internasional tahunan yang mempertemukan para ahli di bidang hubungan internasional dan ekonomi global. Putin menyatakan keyakinannya bahwa para peserta forum ini akan memberikan perhatian pada proposal perdamaian yang diajukannya.

Dengan pidato ini, Putin tampaknya berusaha mencari dukungan internasional untuk inisiatif perdamaian yang diajukan Rusia di tengah ketegangan yang terus meningkat antara Rusia dan Ukraina serta Barat. Bagaimanapun, respons dari komunitas internasional dan pemerintah Ukraina masih dinantikan terkait efektivitas dan keberlanjutan proposal ini. (Stg)

Share :

Baca Juga

Megawati Soekarnoputri Menyinggung Istilah “Raja Jawa” dari Bahlil Lahadalia: “Aku Mau Kenalan Juga”
Data Terkini Penyebaran Covid-19 Bertambah 59.384
Pastikan Tak Ada Pungli, UPP Saber Pungli Kabupaten Cirebon Datangi Sejumlah Pusat Keramaian Warga
Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Perampokan Spesialis Minimarket dan Curas
Dalam Rangka Memperingati HUT Sumpah Pemuda Ke-95, P3DLH Menggelar Turnamen Sepak Bola U-17 Se Kecamatan Paranginan
Kasudin LH Jakut Gelar Uji Emisi di Markas PMI
Peduli Ponpes di Muba, FORPESS Apresiasi Support Pj Bupati Apriyadi

Tangerang Raya

Renovasi Liar Cikokol: Bantahan Saeful Milah DPRD Terkesan Janggal, Diduga Kuat ‘Cuci Tangan’

Contact Us