Cimahi, suararepubliknews.com – Keluarga pria yang ditemukan tewas tergantung di flyover Cimindi, Cimahi, pada Jumat, 28 Juni 2024, akhirnya angkat bicara. Peristiwa tragis ini telah menyedot perhatian ribuan warganet yang berbondong-bondong mengomentari akun Instagram yang diduga milik korban, @_dimasyonathan.
Permintaan dari Keluarga Korban
Melalui akun Instagram @iglorifica, yang mengklaim sebagai keluarga korban, mereka mengucapkan terima kasih atas ucapan belasungkawa dari masyarakat. Namun, mereka juga meminta publik untuk tidak berspekulasi tentang penyebab kematian korban.
“Halo! Kami dari keluarga korban yang bersangkutan. Pertama-tama kami ucapkan terima kasih atas ribuan ucapan belasungkawa yang teman-teman ucapkan,” tulis perwakilan keluarga di kolom komentar Instagram @_dimasyonathan. “Adapun hal-hal yang membuat kami merasa tidak nyaman dan kami harap teman-teman semuanya berhenti untuk menyebarkan mengenai identitas korban, menyelidiki akun Instagramnya, serta berspekulasi yang tidak-tidak mengenai kepergian korban yang kalian duga karena main ‘slot’ atau ‘judi online’,” lanjutnya.
Himbauan untuk Tidak Menyebarkan Foto dan Video
Pihak keluarga juga meminta dengan sangat agar publik tidak menyebarkan foto atau video korban.
“Terakhir, dimohon dengan amat sangat untuk tidak menyebarkan video atau foto korban yang bersangkutan. Demikian himbauan yang kami sampaikan, harap menjadi catatan dan diperhatikan dengan seksama. Terima kasih,” tutup pernyataan tersebut.
Kronologi Penemuan Korban
Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergantung di flyover Cimindi. Korban ditemukan dalam kondisi mengenakan pakaian serba hitam, dengan mata dan mulut yang tertutup lakban. Pria tersebut juga meninggalkan sepotong kardus yang berisi pesan wasiat.
“Tolong anterin ke RS Imannuel Orang tua saya bekerja di sana A.N Bpk Sab***** & Ibu S****,” demikian bunyi pesan wasiat yang ditinggalkan korban.
Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke RS Sartika Asih Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelidikan Lebih Lanjut
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Keluarga korban berharap publik dapat menghormati privasi mereka selama masa berkabung ini dan menahan diri dari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (Stg)










