Home / Tak Berkategori

Sabtu, 6 Juli 2024 - 22:13 WIB

Pemimpin NATO Berkomitmen Terus Memasok Senjata dan Amunisi untuk Ukraina

Presiden AS Joe Biden dan rekan-rekannya akan bertemu di Washington untuk menghadiri pertemuan tiga hari yang dimulai pada Selasa, 9 Juli 2024, FOTO: APnews

Presiden AS Joe Biden dan rekan-rekannya akan bertemu di Washington untuk menghadiri pertemuan tiga hari yang dimulai pada Selasa, 9 Juli 2024, FOTO: APnews

Washington, suararepubliknews.com – Pemimpin NATO berjanji minggu depan untuk terus memasok senjata dan amunisi ke Ukraina pada tingkatan yang ada saat ini untuk setidaknya satu tahun ke depan. Langkah ini diharapkan dapat meyakinkan negara yang dilanda perang ini akan dukungan yang terus berlanjut dan menunjukkan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa mereka tidak akan meninggalkan Ukraina.

Pertemuan Puncak di Washington

Presiden AS Joe Biden dan rekan-rekannya akan bertemu di Washington untuk menghadiri pertemuan tiga hari yang dimulai pada Selasa (09/07).

Pertemuan ini menandai ulang tahun ke-75 koalisi militer NATO, sementara pasukan Rusia terus menekan posisi mereka di sepanjang garis depan timur Ukraina di tahun ketiga perang ini.

Komitmen Dana Militer

Pada hari Jumat (05/07), Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa 32 negara anggota NATO telah mengeluarkan sekitar 40 miliar euro (sekitar Rp 654 triliun) setiap tahun untuk membiayai peralatan militer bagi Ukraina sejak perang dimulai pada Februari 2022. “Angka ini seharusnya menjadi garis dasar minimum untuk ke depannya,” ujar Stoltenberg.

“Saya berharap para sekutu akan memutuskan pada KTT untuk menopang tingkat ini dalam setahun ke depan,” lanjutnya. Ia juga menjelaskan bahwa jumlah tersebut akan dibagi di antara negara-negara anggota berdasarkan pertumbuhan ekonomi mereka. Para pemimpin akan meninjau angka tersebut ketika mereka bertemu lagi pada tahun 2025.

Tantangan dan Batasan NATO

NATO sangat ingin berbuat lebih banyak untuk Ukraina, namun kesulitan dalam menemukan langkah-langkah yang tepat. Saat ini, negara-negara sekutu NATO telah memasok 99% bantuan militer yang dibutuhkan Ukraina. Dalam waktu dekat, sekutu NATO akan mengelola pengiriman peralatan. Namun, ada dua batasan yang masih dipegang teguh: keanggotaan NATO tidak akan diberikan kepada Ukraina hingga perang berakhir, dan tidak ada pasukan NATO yang akan menginjakkan kaki di sana. (Stg)

Sumber: APnews “into Ukraine for another year, but membership is off the table”

Share :

Baca Juga

Reinward Marpaung Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas PUTR Humbahas

Sumut

Acara pelantikan ketua DPC dan pengurus PAC PMPB Muba periode 2026-2031 di laksanakan di Desa Tampang baru Bayung lencir Muba.Sumsel.
Kapolres MBD Hadiri Doa Bersama Jelang Pilkada Serentak 2024
Sinergi TNI dan Pengusaha Jabar Demi Kesejahteraan Rakyat
1.547 Lulusan Periode Desember 2023, Gubernur : Unpatti Wajib Merespon Tuntunan Perkembangan

TNI/Polri

Dukung Kelancaran Mudik, Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Fasilitas Pelabuhan Merak
Danrem 071 : Pejabat Baru Harus Dapat Menjadi Prajurit Adaptif

Jawa Barat

Musrenbang RKPD 2027 Jabar, Pemkot Cirebon Siap Selaraskan Arah Kebijakan

Contact Us