Home / Tak Berkategori

Rabu, 10 Juli 2024 - 05:02 WIB

Manfaat dan Risiko Berendam di Air Es: Apa Kata Ilmuwan?

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Bandung, suararepubliknews.com – Berendam di air hangat memang memiliki banyak manfaat, seperti meredakan stres dan membuat tubuh lebih rileks. Namun, bagaimana dengan berendam di air es? Banyak atlet menggunakan terapi air dingin, atau cryotherapy, untuk pemulihan otot setelah olahraga. Benarkah terapi ini efektif?

Apa Itu Cold Water Therapy?

Cold water therapy, atau cryotherapy, melibatkan berendam di air bersuhu sekitar 15°C. Terapi ini telah digunakan selama ratusan tahun untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan. Saat ini, terapi ini dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari berendam di air yang berisikan es batu hingga mandi air dingin atau berenang di air dingin alami.

Manfaat Cold Water Therapy

1. Meredakan Nyeri Setelah Olahraga

Suhu dingin dapat mempersempit pembuluh darah dan membuang produk limbah seperti asam laktat dari jaringan yang terkena. Ini mengurangi aktivitas metabolisme dan memperlambat proses fisiologis, sehingga mengurangi pembengkakan dan kerusakan jaringan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berendam di air dingin dalam waktu satu jam setelah berolahraga dapat mengurangi rasa sakit dan mempercepat pemulihan hingga 24 jam​​.

2. Menurunkan Suhu Badan Lebih Cepat

Berendam di air es dapat membantu menurunkan suhu tubuh lebih cepat dibandingkan hanya beristirahat di lingkungan dingin. Hal ini penting bagi para pelari jarak jauh untuk mempercepat penurunan suhu tubuh.

3. Memperbaiki Suasana Hati

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berendam air dingin dapat memperbaiki suasana hati. Sebuah penelitian menemukan bahwa 20 menit berada di air laut yang dingin dapat membuat suasana hati lebih baik​.

Risiko dan Pertimbangan

Walaupun banyak manfaat yang diklaim, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi efektivitas cold water therapy. Terapi ini mungkin tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan suhu dingin ekstrem. Berendam terlalu lama atau dalam suhu yang terlalu dingin dapat menurunkan suhu tubuh terlalu rendah, yang bisa berbahaya.

Cold water therapy atau cryotherapy diyakini dapat membantu meredakan nyeri otot dan mempercepat pemulihan setelah olahraga. Namun, penting untuk berhati-hati dan mempertimbangkan risiko yang mungkin timbul. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli fisioterapis sebelum mencoba terapi ini, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau tidak terbiasa dengan suhu dingin ekstrem. Dengan pendekatan yang tepat, terapi ini bisa menjadi bagian efektif dari rutinitas pemulihan olahraga Anda. (Stg)

Sumber: AiCare

Share :

Baca Juga

Libur Panjang, Kapolres Lebak Cek Langsung Pengamanan Obyek Wisata Suku Adat Baduy

Maluku

Safari Ramadhan di Luhu, Kapolda Maluku Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Tangkal Hoaks

TNI/Polri

Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau TMMD Reguler di Purbalingga, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Menyentuh Warga

Tangerang Raya

Polsek Kronjo Pantau Pertumbuhan Jagung Program Wangsakara, Ditemukan Tanaman Kurang Maksimal
Skandal PPDB SMAN 4 Cikupa: Indikasi Bisnis Jual Beli Kursi, PJ Gubernur Banten Diminta Bertindak Tegas
BPN Humbahas Laksanakan Penyuluhan PTSL di Humbang Hasundutan
Polda Maluku Gelar Forum Belajar Bersama: Membangun SDM Polri Berkarakter Bhayangkara Indonesia

TNI/Polri

Kapolri Apresiasi Pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 Berjalan Lancar dan Aman

Contact Us