Memahami Tahap-Tahap Tidur: NREM dan REM untuk Kesehatan Optimal
Cimahi, suararepubliknews.com – Tidur adalah salah satu aspek vital dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Tidur yang berkualitas melibatkan beberapa tahap yang berbeda, masing-masing memiliki peran penting dalam pemulihan dan kesehatan tubuh. Dua tahap utama dalam tidur adalah NREM (Non-Rapid Eye Movement) dan REM (Rapid Eye Movement).
Tidur NREM yang Mendalam
Sulit Dibangunkan dan Bingung Saat Terbangun
Pada tahap 3 dari tidur NREM, Anda akan sulit untuk dibangunkan. Jika seseorang membangunkan Anda pada tahap ini, kemungkinan besar Anda akan merasa bingung dan tidak tahu di mana Anda berada selama beberapa menit.
Proses Pemulihan dan Pertumbuhan Tubuh
Selama tahap tidur NREM yang mendalam, tubuh melakukan perbaikan dan regenerasi jaringan, membangun tulang dan otot, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Tahap ini sangat penting bagi pemulihan fisik, terutama setelah aktivitas fisik yang berat atau cedera.
Pengaruh Usia terhadap Kualitas Tidur
Seiring bertambahnya usia, waktu tidur menjadi lebih singkat dan kualitas tidur cenderung menurun. Meskipun durasi tidur menjadi lebih pendek, kebutuhan akan tidur tetap sama seperti ketika Anda masih muda. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga pola tidur yang baik untuk mendukung kesehatan sepanjang hayat.
Apa Itu Tidur REM?
Awal Tidur REM
Biasanya, tidur REM terjadi sekitar 90 menit setelah Anda tertidur. Periode pertama tidur REM biasanya berlangsung sekitar 10 menit. Setiap tahap REM selanjutnya akan berlangsung lebih lama, dan tahap terakhir dapat berlangsung hingga satu jam. Pada tahap ini, denyut jantung dan pernapasan Anda menjadi lebih cepat.
Mimpi dan Aktivitas Otak
Anda dapat mengalami mimpi yang intens selama tidur REM karena otak Anda lebih aktif. Aktivitas otak yang meningkat pada tahap ini penting karena merangsang area otak yang membantu dalam proses belajar dan peningkatan produksi protein.
Perbedaan Tidur REM pada Bayi dan Orang Dewasa
Menariknya, bayi dapat menghabiskan hingga 50% tidurnya dalam tahap REM, dibandingkan dengan orang dewasa yang hanya sekitar 20%. Tahap REM yang lebih panjang pada bayi kemungkinan besar berhubungan dengan kebutuhan perkembangan otak yang cepat pada masa awal kehidupan.
Memahami pentingnya setiap tahap tidur membantu kita untuk lebih menghargai kebutuhan tubuh akan tidur yang cukup dan berkualitas. Baik tidur NREM maupun REM memiliki peran yang tidak dapat digantikan dalam mendukung kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang baik adalah investasi terbaik untuk kesehatan jangka panjang. (Stg)
Sumber: WebMd “What Are REM and Non-REM Sleep”









