Frankfurt, suararepubliknews.com – Pemadaman teknologi global yang disebabkan oleh pembaruan perangkat lunak bermasalah telah mengakibatkan kekacauan besar pada hari Jumat (19/07). Gangguan ini mempengaruhi penerbangan, bank, media, rumah sakit, usaha kecil, dan berbagai layanan lainnya, menyoroti kerapuhan dunia digital yang hanya bergantung pada segelintir penyedia layanan.
Penyebab Pemadaman
Masalah ini berasal dari update yang dikeluarkan oleh perusahaan keamanan siber CrowdStrike dan mempengaruhi komputer yang menjalankan Microsoft Windows.

CrowdStrike memastikan bahwa insiden ini bukan serangan peretasan atau siber, dan telah meminta maaf sambil menyatakan bahwa perbaikan sedang dilakukan. Namun, beberapa jam kemudian, gangguan terus berlanjut dan meningkat.
Dampak di Bandara dan Rumah Sakit
Antrean panjang terlihat di bandara-bandara di AS, Eropa, dan Asia karena maskapai kehilangan akses untuk check-in dan pemesanan tiket di tengah puncak musim liburan.

Rumah sakit dan klinik dokter mengalami masalah dengan sistem janji pasien, memaksa pembatalan operasi yang tidak mendesak. Beberapa stasiun TV di AS juga tidak dapat menyiarkan berita lokal pada hari Jumat (19/07).
Dampak Terhadap Olimpiade
Saskia Oettinghaus, anggota tim selam Olimpiade Jerman, terjebak di Bandara Berlin saat hendak menuju Paris untuk Olimpiade. Atlet dan penggemar yang melakukan perjalanan ke Paris juga mengalami keterlambatan, begitu pula kedatangan seragam dan akomodasi mereka. Namun, penyelenggara Olimpiade menyatakan bahwa gangguan hanya bersifat sementara dan tidak mempengaruhi penjualan tiket atau pawai obor.
Peringatan Kerentanan
“Ini adalah gambaran yang sangat mengkhawatirkan tentang kerapuhan infrastruktur inti internet dunia,” kata Ciaran Martin, profesor di Blavatnik School of Government, Universitas Oxford dan mantan Kepala Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris. James Bore, pakar siber, mengatakan bahwa pemadaman ini menunjukkan kerugian nyata karena sistem yang diandalkan banyak orang tidak tersedia, berpotensi mengakibatkan korban jiwa.
Tanggapan dan Solusi
Claudia Plattner, Kepala badan keamanan Teknologi Informasi Jerman, mengatakan bahwa “masalah ini akan berlangsung selama beberapa waktu, kami berharap ada solusi segera.” Microsoft mengkonfirmasi bahwa “pembaruan CrowdStrike bertanggung jawab atas down-nya sejumlah sistem Windows secara global.” CEO CrowdStrike, George Kurtz, meminta maaf atas dampak yang ditimbulkan dan menyatakan bahwa mereka sedang berupaya memperbaiki masalah.
Dampak di Amerika dan Eropa
Di New England, pemadaman menyebabkan penundaan di bandara dan beberapa rumah sakit membatalkan janji temu. Mass General Brigham di Massachusetts membatalkan semua jadwal operasi, prosedur, dan kunjungan medis yang tidak mendesak pada hari Jumat (19/07) karena pemadaman, meskipun unit gawat darurat tetap buka.
Dampak di Australia
Australia tampaknya sangat terpengaruh oleh pemadaman ini. Gangguan dilaporkan di bank NAB, Commonwealth dan Bendigo, maskapai penerbangan Virgin Australia dan Qantas, serta penyedia layanan internet dan telepon seperti Telstra. Outlet berita nasional, termasuk penyiar publik ABC dan Sky News Australia, tidak dapat mengudara selama berjam-jam.
Dampak di Inggris dan Jerman
Layanan Kesehatan Nasional Inggris mengatakan bahwa pemadaman mempengaruhi sebagian besar ruang praktek dokter di seluruh Inggris. Beberapa rumah sakit di Jerman utara membatalkan semua operasi yang dijadwalkan pada hari Jumat, namun perawatan darurat tetap berjalan. Pusat kontainer utama di pelabuhan Baltik Gdansk, Polandia, juga mengalami kesulitan akibat pemadaman sistem global.
Ini adalah contoh bagaimana ketergantungan pada teknologi dan penyedia layanan tertentu dapat menyebabkan dampak luas saat terjadi masalah, menunjukkan perlunya diversifikasi dan ketahanan yang lebih baik dalam infrastruktur digital global. (Stg)
Sumber: APnews “A massive tech outage is causing worldwide disruptions. Here’s what we know”










