Home / Tak Berkategori

Selasa, 12 September 2023 - 10:36 WIB

Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Pengajian Rutin di Masjid Al-Munawir Desa Trusmi Kulon Kec.Plered Kab.Cirebon

SATRESNARKOBA Polresta Cirebon  dipimpin Wakasat Narkoba IPTU Kuswadi, SH. Beserta Anggot diikuti Masyarakat Jamaah Masjid Al Munawir dan Masyarakat Trusmi kulon Sosialisasi Bahaya narkoba dan Pengajian Rutin, Jumat (08/09/2023).

 

CIREBON , Suararepubliknews.com – bertempat di masjid Al Munawir Desa Trusmi kec. Plered Kab. Cirebon Jajaran SATRESNARKOBA Polresta Cirebon yang dipimpin Wakasat Narkoba IPTU Kuswadi, SH. Beserta Anggot diikuti Masyarakat Jamaah Masjid Al Munawir dan Masyarakat Trusmi kulon memberikan Sosialisasi Bahaya narkoba dan Pengajian Rutin, Jumat (08/09/2023).

 

Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, lalu sambutan wakasat Narkoba IPTU Kuswadi SH., melalui penyuluh narkoba memberikan sosialisasi mengenai bahaya narkoba. Materi yang diberikan terkait dengan jenis narkoba, dampak, langkah-langkah mencegah penyalahgunaan narkoba, serta pil koplo dll. Jumlah peserta sebanyak 70 Jama’ah AL Munawir dari Desa/Kelurahan Trusmi Kulon kulon.

 

Diharapkan melalui kegiatan ini, kampanye stop narkoba dan upaya P4GN dapat lebih banyak tersampaikan kepada warga Trusmi kulon dari berbagai kalangan dan lintas generasi. .

 

kegiatan ditutup dengan do’a bersama dilanjutkan sesi tanya Jawab dan foto bersama.

Share :

Baca Juga

Tulungagung

Pemuda Sebagai Garda Terdepan di Masyarakat,GP Ansor Terus Kembangkan Sayap
Imbang 1-1 antara Kroasia dan Italia di Grup B Euro 2024 Memicu Beragam Reaksi
Wabup Karimun Ingatkan Dinas Pendidikan Antisipasi Pungli Saat PPDB

Maluku

Polda Maluku Ajak Siswa SMA Negeri 2 Ambon Jadi Pelopor Kamtibmas
Mengenal Program Entaskan Kemiskinan BANTU UMAK ala Muba
Pj Bupati Muba Temui Pangdam/II SWJ, Minta Bantuan Tertibkan Illegal

TNI/Polri

TNI Bantu Bersihkan Rumah Lansia Terdampak Banjir di Kabupaten Pidie
Gudang Laundry di Jalan Sawah Dalam, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Diduga Tak Berizin Memicu Gejolak  Masyarakat

Contact Us