Home / Tak Berkategori

Jumat, 16 Agustus 2024 - 12:29 WIB

Kejari Cilegon Tunjukkan Taji: Dua Tersangka Korupsi DLH Dijebloskan ke Rutan Serang

Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, di bawah kepemimpinan Diana Wahyu Widiyanti, kembali mengguncang panggung hukum dengan langkah tegasnya dalam memberantas korupsi di Kota Baja

Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, di bawah kepemimpinan Diana Wahyu Widiyanti, kembali mengguncang panggung hukum dengan langkah tegasnya dalam memberantas korupsi di Kota Baja

Pemberantasan Korupsi di Kota Baja, Langkah Tegas yang Menggetarkan

Cilegon, suararepubliknews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, di bawah kepemimpinan Diana Wahyu Widiyanti, kembali mengguncang panggung hukum dengan langkah tegasnya dalam memberantas korupsi di Kota Baja. Dua tersangka, MR dan RP, resmi dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Serang atas dugaan korupsi dalam pengelolaan retribusi pelayanan persampahan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon pada tahun 2020 hingga 2021.

Tegas dan Tanpa Pandang Bulu: Kejari Cilegon Serius Perangi Korupsi

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cilegon, Ryan Nugraha, dalam keterangannya pada Kamis (15/8/2024) malam, mengungkapkan bahwa penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan setelah serangkaian pemeriksaan intensif. MR, yang menjabat sebagai Bendahara Penerimaan, dan RP, seorang Tenaga Harian Lepas (THL) di Sub Bagian Keuangan DLH Cilegon, diduga kuat telah melakukan penyelewengan dana retribusi sampah yang seharusnya disetorkan ke kas daerah.

Ryan menjelaskan bahwa dalam penyidikan ditemukan adanya manipulasi dokumen dengan mengurangi jumlah kubikasi sampah dan tagihan retribusi. “Tindakan ini tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana publik,” tegasnya. Uang hasil korupsi tersebut, lanjut Ryan, digunakan oleh para tersangka untuk kepentingan pribadi, sebuah bukti nyata dari tindakan korup yang merajalela.

Surat Perintah dan Penahanan: Langkah Hukum yang Tak Terbantahkan

Penetapan tersangka MR dan RP berdasarkan surat perintah penyidikan dari Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon yang dikeluarkan pada 20 November 2023 dan 15 Agustus 2024. Ryan juga menjelaskan bahwa alasan objektif dan subjektif menjadi dasar penahanan kedua tersangka, yang kini ditahan selama 20 hari, dari 15 Agustus hingga 3 September 2024.

“Dalam upaya memperlancar proses penyidikan dan memastikan tidak ada upaya menghilangkan barang bukti atau melarikan diri, kami melakukan penahanan terhadap kedua tersangka,” ungkap Ryan, menyebutkan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari komitmen Kejari Cilegon untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Gebrakan Kejari Cilegon: Bukti Nyali Lawan Bahaya Laten Korupsi

Penahanan terhadap MR dan RP menjadi bukti bahwa Kejari Cilegon tidak main-main dalam menghadapi korupsi, sebuah bahaya laten yang masih menghantui banyak instansi pemerintahan. Dengan langkah ini, Diana Wahyu Widiyanti dan timnya menunjukkan bahwa hukum di Kota Cilegon masih tajam dan siap menebas segala bentuk kecurangan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah di Kota Cilegon bahwa tindakan korupsi, sekecil apa pun, akan dihadapi dengan tindakan hukum yang keras dan tidak akan ada toleransi bagi mereka yang mencoba bermain-main dengan dana publik.

Kota Baja Bersih dari Korupsi, Sebuah Harapan yang Semakin Nyata

Dengan komitmen kuat dari Kejari Cilegon, harapan untuk mewujudkan Kota Baja yang bersih dari korupsi semakin mendekati kenyataan. Langkah-langkah tegas ini diharapkan tidak hanya menjadi shock therapy bagi mereka yang berniat melakukan tindakan korup, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengikuti jejak Cilegon dalam memberantas korupsi.

Kejari Cilegon, melalui gebrakan ini, sekali lagi membuktikan bahwa dalam menghadapi korupsi, tidak ada ruang untuk kompromi. Sebuah pesan kuat yang menggetarkan, bahwa keadilan dan integritas tetap menjadi panglima di Kota Baja. (Mzr/Stg)

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik

Maluku

Polri Siapkan Lahan Produktif di Perbatasan, Polsek Wertamrian Dukung Ketahanan Pangan Nasional
SMK Negeri 1 Harianboho Beralih Menjadi  SMA N1, Sangat Membutuhkan Perhatian Pemerintah

Jakarta

Diduga Belum Kantongi PBG, Proyek Pembangunan 32 Unit Rumah di Semanan Tetap Berjalan, Pengawasan Dipertanyakan
Jumat Curhat, Kapolsek Tehoru Sampaikan Pesan Kamtibmas
Jokowi Tegaskan Pentingnya Kesiapan KPU dalam Pilkada Serentak 2024
Alvi Noviardi, Guru Honorer yang Mulung Sampah untuk Bertahan Hidup, Akan Diberangkatkan Umrah oleh Kapolres Cimahi
Polsek Kadupandak Gelar Operasi Knalpot Brong: Upaya Polri Ciptakan Ketertiban, Kenyamanan, dan Keselamatan Pengguna Jalan di Cianjur

Contact Us