Surabaya, suararepubliknews.com – Persebaya Surabaya kembali akan berlaga di kandang mereka, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), dalam lanjutan pekan ketiga Liga 1 2024/2025. Setelah menyelesaikan laga tandang melawan Malut United dengan hasil imbang tanpa gol, Persebaya kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya, yaitu Barito Putera, pada Jumat, 23 Agustus 2024 malam.
Mengawali musim dengan performa yang cukup baik, Persebaya berada dalam kondisi yang positif. Tim asuhan Paul Munster ini mencatatkan hasil yang impresif di dua pertandingan awal musim dengan mengumpulkan empat poin, tanpa kebobolan satu gol pun. Mereka memulai kampanye Liga 1 musim ini dengan kemenangan tipis 1-0 melawan PSS Sleman dan kemudian menahan imbang Malut United di laga tandang.
Performa Tangguh dan Kritis Terhadap Penyerangan Persebaya
Meskipun hasil yang diperoleh terbilang baik, Paul Munster tetap kritis terhadap penampilan timnya. “Dalam dua laga pertama, kami berhasil mengumpulkan empat poin, tetapi penampilan kami belum maksimal, terutama karena belum mencetak gol dari permainan terbuka,” ujarnya. Munster mengakui bahwa satu-satunya gol yang dicetak Persebaya sejauh ini berasal dari penalti Bruno Moreira saat melawan PSS Sleman.
Untuk memperkuat lini serang yang masih dinilai kurang produktif, Persebaya melakukan beberapa perekrutan penting, termasuk mendatangkan Flavio Silva, pencetak 23 gol untuk Persik Kediri musim lalu. Selain Flavio, mereka juga menambah kekuatan dengan merekrut Malik Risaldi, Francisco Rivera, Mohammed Rashid, Gilson Costa, dan Slavko Damjanovic.
Namun, Munster menolak jika Persebaya disebut sebagai “tim bertabur bintang”. Ia menegaskan bahwa timnya bukanlah yang termahal di Liga 1. “Kami bukan tim yang paling mahal di Liga 1. Ada 6 sampai 8 tim yang lebih mahal dari kami, bahkan kami tidak berada di 5 besar tim dengan pengeluaran terbesar,” katanya.
Momentum untuk Bangkit dan Menunjukkan Performa Terbaik
Pertandingan melawan Barito Putera dianggap sebagai momen penting bagi Persebaya untuk membuktikan potensi mereka yang sebenarnya. Munster menjelaskan bahwa latihan menjelang laga ini lebih difokuskan pada penyerangan, dengan harapan bisa memperbaiki catatan gol yang minim di awal musim.
Barito Putera bukanlah lawan yang mudah bagi Persebaya. Musim lalu, Persebaya tidak berhasil meraih kemenangan saat melawan Barito Putera, dengan satu hasil seri dan satu kekalahan. Bahkan, dalam lima pertemuan terakhir sejak musim 2022, Persebaya hanya mampu menang sekali, sementara dua pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan, dan dua laga lainnya berakhir imbang.
Dalam laga uji coba pramusim di Jogjakarta Juli lalu, Barito Putera melanjutkan tren positifnya dengan mengalahkan Persebaya 3-0. Namun, Munster menegaskan bahwa pertandingan uji coba berbeda dengan liga. “Uji coba berbeda dengan liga. Saat pramusim, tim-tim, termasuk kami, masih mencoba-coba strategi. Di liga, semuanya 100 persen,” ungkapnya penuh semangat.
Optimisme Tinggi dan Tekad untuk Menang
Paul Munster optimistis bahwa timnya akan tampil lebih baik dalam pertemuan resmi di pekan ketiga Liga 1 ini. Dia juga menambahkan bahwa strategi yang diterapkan dalam pertandingan kali ini akan jauh lebih matang dibandingkan dengan uji coba sebelumnya. “Kami hanya fokus pada Liga 1. Saat uji coba, kami melakukan banyak perubahan pemain, tapi di Liga 1, kalian akan melihat strategi tim yang 100 persen,” ujarnya.
Tekad untuk meraih kemenangan juga disuarakan oleh pemain baru Persebaya, Ardi Idrus, yang menegaskan bahwa timnya tidak akan membiarkan kesempatan menang di kandang terlewatkan. “Saya dan teman-teman sepakat, laga kandang melawan Barito tidak boleh kalah maupun seri, harus menang,” kata Ardi Idrus dengan penuh keyakinan.
Prediksi Susunan Pemain dan Analisis Pertandingan
Menghadapi Barito Putera, Munster diperkirakan akan menurunkan susunan pemain terbaiknya dengan formasi yang kuat di lini pertahanan dan serangan. Prediksi susunan pemain Persebaya antara lain: Ernando Ari sebagai penjaga gawang, Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic di lini belakang, serta Bruno Moreira sebagai kapten di lini depan.
Sementara itu, Barito Putera yang dilatih oleh Rahmad Darmawan juga tidak akan tinggal diam. Mereka akan datang dengan strategi terbaik mereka, dengan Satria Tama Hardianto diprediksi sebagai penjaga gawang dan Murilo Mendes serta Alhaji Gero sebagai tumpuan di lini serang.
Statistik dan Head-to-Head
Sejauh ini, Persebaya dan Barito Putera sama-sama mencetak satu gol dalam dua pertandingan awal mereka di Liga 1 musim ini. Namun, ada perbedaan signifikan di lini pertahanan, di mana Persebaya masih mempertahankan clean sheet, sementara Barito Putera sudah kebobolan tiga gol.
Melihat catatan pertemuan kedua tim, Barito Putera memiliki catatan yang lebih baik dalam beberapa pertemuan terakhir, namun Persebaya memiliki tekad yang kuat untuk membalikkan keadaan pada laga Jumat nanti.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, pertandingan ini diprediksi akan menjadi laga yang sengit dan penuh dengan tensi tinggi. Apakah Persebaya akan berhasil memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk meraih tiga poin penuh? Ataukah Barito Putera akan melanjutkan dominasi mereka atas Persebaya? Kita tunggu hasilnya pada Jumat malam nanti di Stadion Gelora Bung Tomo. (Stg)










