Home / Tak Berkategori

Senin, 26 Agustus 2024 - 14:15 WIB

Ridwan Kamil Akui Kesalahan atas Cuitan Lama di Media Sosial X: Permintaan Maaf yang Menuai Pro dan Kontra

Kandidat Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil, mengakui kesalahan atas cuitan-cuitan lamanya di platform sosial media X (dulu Twitter), yang kembali menjadi perbincangan hangat publik. Dalam klarifikasinya yang diunggah pada Senin (26/8/2024)

Kandidat Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil, mengakui kesalahan atas cuitan-cuitan lamanya di platform sosial media X (dulu Twitter), yang kembali menjadi perbincangan hangat publik. Dalam klarifikasinya yang diunggah pada Senin (26/8/2024)

Jakarta, suararepubliknews.com – Kandidat Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil, mengakui kesalahan atas cuitan-cuitan lamanya di platform sosial media X (dulu Twitter), yang kembali menjadi perbincangan hangat publik. Dalam klarifikasinya yang diunggah pada Senin (26/8/2024), Ridwan Kamil meminta maaf atas sikapnya yang kurang bijak di masa lalu.

Ridwan Kamil Mengakui Kesalahan di Masa Lalu

Ridwan Kamil, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung, menyadari bahwa cuitan-cuitan lamanya tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik. Ia menegaskan bahwa saat itu dirinya belum menjadi pejabat publik dan masih berada dalam fase kehidupan yang penuh dengan kritik dan sinisme.

Dulu, sebelum menjadi pejabat publik, saya memang aktif di Twitter. Sebagai anak muda yang kritis, saya sering berekspresi dengan cara yang mungkin tidak bijak. Saya akui, twit-twit lama saya kurang sopan dan kurang literasi,” tulis Ridwan Kamil di akun @ridwankamil di sosial media X.

Kontroversi Cuitan Lama yang Viral Kembali

Salah satu cuitan lama Ridwan Kamil yang kembali viral adalah komentarnya mengenai karakter warga Jakarta. Pada 6 Juni 2011, ia pernah menulis: “Tengil, gaul, glamor, songong, pelit, gengsian, egois, pekerja keras, tahan banting, pamer, hedon. Itu karakter orang Jakarta. #citybranding.” Meskipun cuitan tersebut kini telah dihapus, jejak digitalnya kembali muncul dan menjadi bahan diskusi netizen, terutama setelah Ridwan Kamil menjadi salah satu kandidat kuat dalam Pilkada DKI Jakarta.

Kontroversi ini semakin memanas ketika beberapa cuitan lainnya, yang juga bersifat sinis terhadap Jakarta, mulai tersebar luas. Netizen yang merasa tersinggung oleh cuitan-cuitan tersebut, terutama warga Jakarta yang merasa tidak terwakili, mulai menyuarakan kritik mereka di media sosial.

Permintaan Maaf dan Reaksi Netizen

Dalam klarifikasinya, Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menyadari bahwa sebagai pejabat publik, dirinya kini berada dalam posisi yang berbeda, dan kritik yang dulu ia sampaikan kini kembali kepadanya.

“Saya mohon maaf jika ada pihak-pihak yang tersakiti, terkritik, tersindir, atau terhina dengan cara saya berekspresi di masa lalu. Semoga saya bisa lebih baik lagi ke depan,” ungkap Ridwan Kamil.

Namun, meskipun ia telah meminta maaf, reaksi netizen terhadap klarifikasi tersebut beragam. Beberapa menerima permintaan maafnya, sementara yang lain justru mempertanyakan ketulusannya, terutama karena beberapa cuitan yang dianggap paling kontroversial telah dihapus.

Tanggapan Beragam dan Kritik Pedas

Dilansir dari beberapa sumber media terpercay, sejumlah seleb Tweet turut memberikan tanggapan mereka. Salah satunya, Takdir Alisyahbana Ridwan, yang dikenal sebagai Ustad Jek, berkomentar, “Tenang aja pak, masa lalu itu bukan cerminan masa depan seseorang kok kalo kita selalu merujuk ke masa lalu, umar bin khattab harusnya masuk neraka karena pernah mau bunuh nabi, tapi akhirnya jadi salah satu orang yang dijamin masuk surga kan? tapi beda lah ya umar sama anda mah.”

Komentar lain dari @kaf***, menyoroti tindakan Ridwan Kamil yang menghapus cuitan-cuitan lamanya, dengan mengatakan, “Sbnr’y permintaan maaf anda ini bisa diterima andai gak ada tweet yg dihapus. Tapi dengan menghapus sebagian tweet tsb malah menunjukan bahwa yg baper belum move on itu adalah anda.

Peluang Politik dan Tantangan di Depan

Sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil kini harus menghadapi tantangan yang tidak hanya datang dari lawan politik, tetapi juga dari warga Jakarta yang kritis terhadap rekam jejak digitalnya. Permintaan maaf yang telah disampaikan tampaknya belum cukup untuk meredakan seluruh kritik, dan ia masih harus bekerja keras untuk merebut hati pemilih di Ibu Kota. (Stg)

Share :

Baca Juga

59 Pati TNI Resmi Menyandang Pangkat Baru
Tokoh Ulama Abuya Syekh H. Amran Waly Al-khalidy Peusijuk Kapolres Aceh Barat

Banten

Bau Tak Sedap dan Sampah Berserakan: Warga Binuangeun Minta Pemerintah Bertindak
PDIP Resmi Usung Pramono Anung sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024, Rano Karno Jadi Wakil
Detik – detik Robohnya Kubah  Masjid Islamic Center Koja Jakarta Utara

Banten

Ketua Pemuda Pancasila PAC Mancak, Meriahkan Milad ke 5,Sekaligus Berulang Tahun
Agus Raflen Resmi Jabat Direktur PT Muba Electric Power
MANTAN WALIKOTA TUAL KINI DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKAH CBP OLEH DIRKRIMSUS POLDA MALUKU

Contact Us