Duel Sengit Dua Raksasa Eropa dengan Pelatih Baru: AC Milan Siap Hadapi Liverpool di San Siro pada Laga Pembuka Liga Champions 2024/25
San Siro, suararepubliknews.com – AC Milan dan Liverpool akan kembali bertarung dalam duel klasik Eropa yang penuh gengsi pada laga pembuka Liga Champions musim ini. Kedua tim besar dari Liga Italia dan Liga Inggris ini dijadwalkan berhadapan di San Siro pada Rabu, 18 September 2024, pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui saluran beInSPORTS.
Kondisi Terbaru AC Milan: Paulo Fonseca Mencari Konsistensi Setelah Kemenangan Perdana Musim Ini
AC Milan di bawah arahan Paulo Fonseca tampil kurang meyakinkan di awal musim Serie A. Namun, kemenangan telak 4-0 atas Venezia pada hari Minggu, 15 September 2024, membawa angin segar bagi tim Rossoneri jelang pertandingan melawan Liverpool. Sebelumnya, mereka hanya mampu meraih dua poin dalam tiga pertandingan, membuat tekanan semakin besar bagi Fonseca untuk memperbaiki performa tim. Kemenangan tersebut menjadi modal penting Milan dalam menghadapi tantangan berat di Liga Champions.
Dalam laga tersebut, Tammy Abraham tampil gemilang sebagai starter, sementara Alvaro Morata harus memulai dari bangku cadangan. Abraham menyumbang satu gol dan kemungkinan besar akan tetap menjadi pilihan utama untuk menghadapi Liverpool. Fonseca diperkirakan tidak akan mengubah banyak susunan pemain yang membantunya meraih kemenangan pertamanya musim ini.
Namun, AC Milan tidak akan diperkuat beberapa pemain kunci seperti Ismael Bennacer (cedera pergelangan kaki), Alessandro Florenzi (cedera ACL), dan Marco Sportiello (cedera ligamen). Bek tengah Jerman, Malick Thiaw, juga diragukan tampil karena cedera pergelangan kaki, meskipun Davide Calabria dipastikan fit setelah absen di laga terakhir.
Liverpool: Kembali ke Jalur Kemenangan Setelah Kekalahan Mengejutkan
Liverpool, yang diasuh oleh Arne Slot, datang ke San Siro dengan misi memulihkan performa mereka setelah kekalahan mengejutkan dari Nottingham Forest dalam laga Liga Premier pekan lalu. Kekalahan ini menghentikan tren positif tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan, termasuk kemenangan 3-0 atas Manchester United di Old Trafford. Saat ini, Liverpool duduk di posisi keempat klasemen Liga Premier, di bawah Manchester City, Arsenal, dan Newcastle United.
Slot harus berpikir keras dalam menyusun strategi karena Federico Chiesa, pemain baru yang diharapkan dapat menambah kekuatan lini depan, belum sepenuhnya fit meski telah mengikuti beberapa sesi latihan. Ia dipastikan tidak akan turun sebagai starter dalam laga melawan Milan, sementara Harvey Elliott harus absen panjang akibat cedera patah kaki.
Di lini serang, Cody Gakpo dan Darwin Nunez belum menunjukkan performa yang memuaskan setelah tampil dari bangku cadangan melawan Nottingham Forest. Dengan hanya 72 jam jeda antara laga Liga Premier dan pertandingan Liga Champions ini, Slot kemungkinan akan mempertimbangkan untuk memberikan mereka kesempatan sebagai starter.
Rekor Pertemuan: Rivalitas Klasik di Panggung Eropa
AC Milan dan Liverpool sudah bertemu lima kali di kompetisi Eropa, dengan Liverpool meraih empat kemenangan dan Milan hanya satu kali menang. Sejarah mencatat bahwa kedua tim pernah berbagi kemenangan di final Liga Champions yang ikonis. Liverpool juara melalui drama adu penalti di Istanbul pada tahun 2005, sementara Milan membalas dengan kemenangan di Athena pada tahun 2007.
Pertemuan terakhir terjadi dalam laga uji coba pada jeda Piala Dunia 2022, di mana Liverpool menang telak 4-1 berkat gol-gol dari Muhammad Salah, Thiago Alcantara, dan brace dari Darwin Nunez.
Perkiraan Susunan Pemain: AC Milan dan Liverpool Tampilkan Formasi Terbaik
AC Milan (4-3-3): Maignan; Emerson, Tomori, Pavlovic, Hernandez; Reijnders, Fofana, Loftus-Cheek; Pulisic, Abraham, Leao
Liverpool (4-2-3-1): Alisson; Alexander-Arnold, Konate, Van Dijk, Robertson; Endo, Gravenberch; Salah, Szoboszlai, Gakpo; Nunez
Prediksi Hasil Pertandingan: AC Milan vs Liverpool 0-0
Meskipun AC Milan baru saja meraih kemenangan besar di Serie A, performa mereka yang kurang konsisten di awal musim membuat pertandingan ini sulit diprediksi. Liverpool, yang baru saja mengalami kekalahan mengejutkan, memiliki motivasi untuk bangkit. Dengan kedua tim yang masih mencari keseimbangan dan kondisi fisik pemain yang belum maksimal, hasil imbang tanpa gol mungkin menjadi hasil yang paling realistis untuk pertandingan ini. **










