Kapolda Maluku Bahas Strategi Bersama Otoritas Jasa Keuangan untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
AMBON, suararepubliknews.com – POLDAMALUKU, Jumat, 20 September 2024, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. menerima audiensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku di ruang tamu Kapolda Maluku. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara Polda Maluku dan OJK guna menjaga stabilitas ekonomi serta mengamankan sektor jasa keuangan dari ancaman ilegal.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi Muhammad Yusuf, bersama Kepala Subbagian Pengawasan Perilaku Jasa Keuangan, Stella Matitaputty, dibahas mengenai tugas OJK dalam mengatur sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank di wilayah Maluku. Sebanyak 21 cabang bank di provinsi ini berada di bawah pengawasan OJK.
Penanganan Investasi Ilegal Rp40 Triliun: Kerja Sama OJK dan Aparat di Garis Depan
Selain pengawasan sektor jasa keuangan, OJK Maluku juga menyoroti langkah-langkah strategis yang telah diambil untuk memberantas investasi ilegal di Indonesia. Tercatat hingga Rp40 triliun investasi ilegal berhasil ditangani dengan bantuan pemerintah dan aparat kepolisian. Lebih dari 2.200 entitas pinjaman online (pinjol) ilegal telah dibasmi melalui operasi gabungan.

Andi Muhammad Yusuf menegaskan perlunya sinergi dengan Kominfo dan Polri dalam mengatasi fenomena judi online yang semakin merajalela di masyarakat. “Kolaborasi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas sektor keuangan di Provinsi Maluku,” ujarnya.
Edukasi Masyarakat Melalui GENCARKAN: Membentuk Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam audiensi tersebut, OJK juga memaparkan program edukasi finansial melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang menyasar 118 kecamatan dan desa di Maluku. Dengan mengusung tema “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045”, program ini diharapkan bisa meningkatkan literasi keuangan dan melindungi masyarakat dari jebakan keuangan ilegal.
Andi Yusuf menyampaikan harapannya agar Polri, melalui peran Bhabinkamtibmas, dapat aktif dalam sosialisasi dan edukasi di desa-desa yang menjadi target program ini.
Dukungan Penuh dari Polda Maluku untuk Menjaga Keamanan Ekonomi
Menanggapi pemaparan tersebut, Kapolda Maluku, Irjen Eddy Sumitro Tambunan, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas program-program OJK. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk melindungi masyarakat dari investasi ilegal dan kejahatan finansial lainnya.

“Tugas kita sangat berkaitan, yakni melindungi masyarakat dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman keuangan ilegal,” tegas Kapolda. Ia berharap pertemuan ini dapat menghasilkan langkah konkret, terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya investasi bodong.
Kapolda Maluku juga menyatakan komitmen Polda untuk terus mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi di Provinsi Maluku, negeri yang dikenal dengan sebutan “Raja-raja”.
Audiensi tersebut turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Sumadi, S.Ik., M.Si, serta jajaran Polda Maluku, termasuk Direktur Reskrimsus dan Kabid Keuangan Polda Maluku. (Dhet)











