Home / Tak Berkategori

Kamis, 28 November 2024 - 00:04 WIB

KPU Tanggapi Insiden Kotak Suara Dibakar di Jambi

Anggota KPU RI, Idham Holik

Anggota KPU RI, Idham Holik

Kotak suara dibakar oleh saksi Pilkada di Jambi, KPU tengah dalami penyebab insiden tersebut

Jakarta, suararepubliknews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan bahwa KPU Provinsi Jambi saat ini tengah menangani insiden pembakaran kotak suara yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kasus ini menambah dinamika dalam proses demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia.

Kesalahpahaman Jadi Pemicu Pembakaran Kotak Suara

Anggota KPU RI, Idham Holik, mengungkapkan insiden ini terjadi akibat kesalahpahaman antara saksi dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Di Jambi ini ada kotak suara yang dibakar oleh saksi, dan kami masih mendalaminya,” kata Idham dalam konferensi pers terkait perkembangan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2024 di Gedung KPU RI, Rabu (27/11/2024).

Meski begitu, Idham memastikan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh KPU Provinsi Jambi untuk menemukan solusi dan menjaga keberlanjutan proses Pilkada di daerah tersebut.

Pemungutan Suara Ulang di Beberapa Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Idham Holik juga mengonfirmasi bahwa pemungutan suara ulang akan dilaksanakan di sejumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara). Hal ini dilakukan karena ditemukan adanya pelanggaran, seperti pemilih yang menggunakan hak pilih lebih dari satu kali.

“Data sementara, ada dua TPS di Jawa Barat (Kabupaten Karawang dan Sukabumi), satu TPS di Kalimantan Tengah, dan satu TPS di Kalimantan Barat yang akan melaksanakan pemungutan suara ulang,” ujar Idham.

Menurutnya, jumlah TPS yang melaksanakan pemungutan suara ulang tahun ini menunjukkan penurunan drastis dibandingkan Pilkada sebelumnya, menandakan perbaikan dalam tata kelola pemilu secara keseluruhan.

Pemungutan Suara Susulan Akibat Banjir

Selain pemungutan suara ulang, KPU juga akan menggelar pemungutan suara susulan di beberapa daerah. Kendala utama di sejumlah wilayah adalah faktor alam, seperti banjir yang menghambat tahapan pemungutan suara.

“Sumatera Utara menjadi provinsi yang paling banyak melaksanakan pemungutan suara susulan, yakni di 110 TPS. Kendala utamanya adalah banjir,” jelas Idham.

KPU menegaskan bahwa proses pemungutan suara susulan akan segera dilaksanakan, mengingat pentingnya menjaga partisipasi pemilih dan kelancaran pelaksanaan demokrasi di seluruh Indonesia.

Langkah Tegas untuk Menjamin Integritas Pemilu

Idham Holik menekankan bahwa KPU akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pilkada 2024. Setiap insiden, termasuk pembakaran kotak suara dan kendala teknis lainnya, akan menjadi bahan pembelajaran untuk penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa depan.

Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Banten

Dugaan PHK Sepihak Hantui Kurir J&T Express Malingping: Daus Herliandi Merasa Dizalimi, Terjebak Tuntutan “Klaim Rp4 Juta” Tanpa Kejelasan Proses
Terus Kendalikan Inflasi, Pemkab Muba Kembali Gelar Operasi Pasar
Kapolres Humbahas Sambut dan Lepas Tim The Rising Tide-A Resonance 2023
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Paparkan 12 Program Prioritas APBD 2025 untuk Pembangunan Kabupaten Serang
Messi Yakinkan Suporternya Setelah Cedera di Final Copa America

Maluku

Aksi Heroik Personel Polres SBT,   Memberikan Bajunya Untuk Menutupi Tubuh Mahasiwi Yang Bajunya Terbakar Saat Aksi Demo Di Depan Kantor DPRD
Siswa Dikeluarkan dari Sekolah karena Izin ke Toilet, APH Diminta Tegas!
Uruguay Tundukkan Brasil Lewat Adu Penalti, Melaju ke Semifinal Copa America 2024

Contact Us