Home / Tak Berkategori

Senin, 2 Desember 2024 - 16:32 WIB

Pemkab Serang Pelajari Pengelolaan Persampahan ke Kabupaten Banyumas

Jajaran Pemerintah Kabupaten Serang (Pemkab) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk mempelajari cara pengelolaan persampahan

Jajaran Pemerintah Kabupaten Serang (Pemkab) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk mempelajari cara pengelolaan persampahan

Pemkab Serang Belajar dari Banyumas: Solusi Cerdas Atasi Masalah Persampahan

Kab Serang, suararepubliknews.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten Serang (Pemkab) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk mempelajari cara pengelolaan persampahan. Mengingat, Kabupaten Banyumas merupakan salah satu dari 5 daerah terbaik dalam pengelolaan persampahan.

Delegasi Pemkab Serang dalam Kunjungan Kerja

Kunker ini dipimpin Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sugihardono, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi dan Air Minum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Mochamad Ronny Natadipardja, Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Aris Habibi, perwakilan Bagian Hukum, perwakilan Diskominfosatik, dan sejumlah unsur masyarakat Kecamatan Mancak.

Pada Jumat, 29 November 2024, Pemkab Serang melakukan kunker ke Kabupaten Banyumas, Jateng. “Tujuan kunker adalah untuk mempelajari pengelolaan persampahan karena Banyumas telah mendapatkan predikat sebagai salah satu dari 5 daerah terbaik se-Indonesia dalam pengelolaan persampahan,” jelas Sugihardono, melalui keterangan tertulis pada Senin, 2 Desember 2024.

Belajar dari Pengalaman Banyumas

Jajaran Pemkab Serang diterima langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, bersama jajarannya di Aula DLH Banyumas. Pada kesempatan tersebut dilakukan pemaparan, diskusi, serta peninjauan ke dua lokasi pengelolaan sampah, yaitu TPST Kedung Randu di Desa Kedung Randu, Kecamatan Patikraja, serta TPA BLE (Tempat Pemrosesan Akhir Berwawasan Lingkungan & Edukasi) di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor.

Sugihardono memaparkan bahwa Banyumas sempat menghadapi darurat sampah pada 2018 akibat lahan TPA didemo dan digugat ke pengadilan hingga ditutup. Dalam waktu dua tahun, solusi pengelolaan sampah berhasil diterapkan, menjadikan Banyumas contoh terbaik dalam hal ini.

Sistem Zero Waste dan Pengelolaan Berbasis Teknologi

Sistem pengelolaan sampah di Banyumas mencakup pengolahan berbasis Zero Waste yang melibatkan masyarakat dalam memisahkan sampah organik dan non-organik. Sampah organik diolah menjadi kompos dan bahan pakan magot, sementara sampah non-organik seperti plastik dicacah menjadi RDF untuk bahan bakar. Residu diproses lebih lanjut di TPA BLE menggunakan mesin canggih untuk menghasilkan produk bernilai ekonomis seperti batako.

Dukungan Pemkab Banyumas untuk Keberlanjutan

Dalam pengelolaan ini, Pemkab Banyumas bertanggung jawab terhadap pembangunan infrastruktur seperti TPST dan TPA, pembelian mesin, kendaraan, serta pemeliharaan fasilitas. Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) diberi peran penting dalam pengelolaan TPST, sementara keuntungan operasional digunakan untuk mendukung keberlanjutan kegiatan.

Harapan Pemkab Serang

Sugihardono optimis bahwa dengan mencontoh model pengelolaan sampah Banyumas dan memodifikasinya sesuai kondisi Kabupaten Serang, persoalan darurat sampah di wilayah ini akan dapat diselesaikan. “Dengan dukungan masyarakat Kabupaten Serang, kami meyakini solusi ini dapat diterapkan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Motto “Sumpah Beruang” atau “Sulap Sampah Berubah Uang” dari Banyumas menjadi inspirasi kuat bagi Pemkab Serang dalam memaksimalkan pengelolaan sampah sebagai sumber daya bernilai ekonomis.

Pewarta: Holid
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Tulungagung

Lima Perangkat Desa Jenglungharjo Resmi Dilantik
Tutup Masa Sidang DPR, Puan Ajak Seluruh Pihak Kawal Proses Pemilu 2024
DPRD Kota Cimahi Gelar Sidang Paripurna Memperingati HUT ke-23
Komisi VIII DPR RI Bersama BPKH  Serahkan Bantuan  Ambulans,Untuk Lebak dan Pandeglang.
Media Dan Warga Tidak Boleh Masuk Saat Mengikuti Rapat,Oleh Rotokol DPRD Kota Bengkulu,Ada Apa ?
Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH : Kegiatan Media Nasional Selama Pilpres & Pilkada Habis Manis Sepah Dibuang.
Dinas PUPR Kota Tangerang Melaksanakan Perbaikan Ruas Jalan Akibat Kendaraan Truk (ODOL) Over Dimensi Over Load Melintasi Ruas Jalan Ir H Juanda

Tangerang Raya

“Dugaan Kongkalikong Proyek Rajeg: Kejari dan BPK Didorong Audit Kabid SD Disdik Kab. Tangerang”

Contact Us