Wakil Kepala Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Novel Baswedan, menegaskan pentingnya operasi tangkap tangan (OTT) dalam pemberantasan korupsi untuk memastikan bukti yang objektif dan mencegah kerugian negara
JAKARTA, suararepubliknews.com – Dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Wakil Kepala Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Novel Baswedan, menyebut operasi tangkap tangan (OTT) sebagai metode paling efektif untuk menindak kasus korupsi. Hal itu disampaikan dalam acara Peluncuran Buku Pendidikan Antikorupsi dan Pengenalan Kortastipidkor Polri di Gedung PTIK Polri, Jakarta, Senin (4/12/2024).
“Dalam penegakan hukum kasus korupsi, OTT adalah upaya terbaik karena penyidik bisa mendapatkan bukti objektif dan langsung. Pelaku yang tertangkap tidak dapat mengelak dari perbuatannya,” ujar Novel.
OTT sebagai Pintu Masuk Ungkap Kasus Besar
Menurut Novel, OTT tidak hanya menangkap pelaku korupsi secara langsung, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap kasus-kasus besar lainnya. Ia menjelaskan bahwa pelaku korupsi biasanya tidak hanya sekali melakukan kejahatan serupa, sehingga OTT bisa membuka jaringan korupsi yang lebih luas.
“Melalui OTT, penyidik bisa dengan segera mengungkap kasus-kasus lain, sekaligus mencegah kerugian negara yang lebih besar,” tegasnya.
Kolaborasi Antarlembaga Penegak Hukum
Novel juga menekankan pentingnya sinergi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan Polri dalam melaksanakan OTT dan memberantas korupsi. “Upaya pemberantasan korupsi bukan tugas satu lembaga saja, melainkan tugas negara. Kolaborasi harus diperkuat agar lebih efektif,” katanya.
Hakordia 2024: Teguhkan Komitmen Antikorupsi
Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati setiap 9 Desember menjadi momentum untuk merefleksikan capaian dan tantangan dalam pemberantasan korupsi. Tema tahun ini, “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju”, menggambarkan visi menuju Indonesia Emas 2045 yang bersih dari korupsi.
Acara puncak Hakordia 2024 akan berlangsung di Jakarta pada 9–10 Desember, dengan berbagai kegiatan seperti seminar antikorupsi, peluncuran program, serta kolaborasi lintas lembaga penegak hukum untuk memperkuat integritas dalam pemberantasan korupsi.
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024











