Home / Tak Berkategori

Senin, 9 Desember 2024 - 14:20 WIB

Anak Bunuh Ayah Kandung di Kalsel: Perselisihan Berujung Tragis

Seorang pria berusia 27 tahun berinisial MSR tega menghabisi nyawa ayah kandungnya, SR (67), di sebuah ruko di Jalan Tasan Panyi, Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, pada Minggu (8/12)

Seorang pria berusia 27 tahun berinisial MSR tega menghabisi nyawa ayah kandungnya, SR (67), di sebuah ruko di Jalan Tasan Panyi, Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, pada Minggu (8/12)

MSR, Pemuda 27 Tahun, Tusuk Ayah Kandung hingga Tewas

Rantau, suararepubliknews.com – Peristiwa tragis kembali terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel). Seorang pria berusia 27 tahun berinisial MSR tega menghabisi nyawa ayah kandungnya, SR (67), di sebuah ruko di Jalan Tasan Panyi, Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, pada Minggu (8/12) sekitar pukul 12.00 Wita. Aksi ini dipicu oleh perselisihan yang memanas hingga berujung pada kekerasan fatal.

Kapolres Tapin: Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

Kapolres Tapin, AKBP Jimmy Kurniawan, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP) tanpa perlawanan. “Petugas bergerak cepat menangkap pelaku pada hari yang sama dengan kejadian,” ujarnya. Korban ditemukan tewas di lokasi dengan luka tusukan fatal di bagian leher.

Menurut Jimmy, perselisihan antara ayah dan anak ini menjadi pemicu insiden. Namun, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk warga sekitar, untuk mengungkap penyebab mendalam di balik konflik tersebut.

Barang Bukti Disita, Pelaku Ditahan

Polisi menyita barang bukti berupa sebilah pisau sepanjang 25 cm yang digunakan pelaku, serta pakaian yang dikenakannya saat kejadian, berupa kaos kuning dan celana pendek hitam. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Tapin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami akan menyelidiki latar belakang konflik ini secara menyeluruh untuk memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” kata Jimmy.

Korban Tak Sempat Dievakuasi ke Rumah Sakit

Tragisnya, korban tidak sempat mendapatkan pertolongan medis karena meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka yang sangat parah. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar, yang kini turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Kesedihan Mendalam untuk Keluarga dan Masyarakat

Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya pengendalian emosi dan komunikasi dalam menyelesaikan perselisihan keluarga. Kasus ini menambah daftar panjang insiden kekerasan dalam keluarga yang berakhir tragis.

Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

PRAKTIK RANGKAP JABATAN DI PEMDES HILIDUHO
Waka Dewan Masjid Cerita Tentang Pengalaman Puan di Sekolah Muhammadiyah
Cek Pendistribusian Logistik Pemilu, Kapolres Lebak Kunjungi PPK  Rangkasbitung dan Kalanganyar

Jawa Barat

Polresta Cirebon Gelar Patroli Sepeda Motor Dalam Rangka Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Kondusif
Aipda Kodir Bhabinkamtibmas Polsek Balaraja Melaksanakan Program Kapolda Poliran (Polisi Peduli Pengangguran) Kepada Warga Binaan Darkum Polsek Balaraja 
Basarta dan Lintas Komunitas Tulungagung Kirimkan Logistik serta Tukang Bangunan,Bantu Korban Gempa Cianjur
HUT Ke-79 Komlekad, Kapushubad Ajak Warga Bersepeda Bersama di Cimahi

Buru

Sat Lantas Polres Buru Raih Juara 1 Lomba Bola Voli Antar Satker dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Contact Us