Home / Tak Berkategori

Sabtu, 4 Januari 2025 - 19:03 WIB

Israel Siapkan Serangan, Perintah Kosongkan Segera RS Indonesia di Gaza

Anak Palestina  terluka parah akibat serangan Israel sedang dirawat di Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara. (Anadolu via Al Jazeera/Khalil Ramzi Alkahlut)

Gaza, Suararepubliknews – Pasukan Israel memerintahkan pengosongan segera Rumah Sakit (RS) Indonesia dan RS al-Awda. Zionis mengancam akan menyerang dua rumah sakit penting di Gaza utara, Palestina itu jika staf dan pasien tidak dievakuasi.

Tentara Israel mengepung Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, tempat banyak pengungsi Palestina mencari perlindungan, pada Jumat (3/1/2025) waktu setempat.

Perintah evakuasi terpisah juga dikeluarkan untuk Rumah Sakit al-Awda di Jabalia.

Mengutip laporan Al Jazeera, Sabtu (4/1/2025), layanan kesehatan di Jalur Gaza telah berada di ambang kehancuran akibat serangan berulang dari pasukan Israel, termasuk penghancuran Rumah Sakit Kamal Adwan pada pekan lalu.

Rumah Sakit Indonesia maupun RS al-Awda telah mengalami kerusakan parah akibat serangan berulang dari Israel sejak Oktober 2023. Padahal banyak warga Gaza dirawat atau mencari perlindungan di kedua rumah sakit. Tak sedikit pasien kritis masih butuh perawatan.

“Mereka perlu terhubung dengan peralatan medis, dan beberapa dari mereka mengalami cedera parah,” kata Hani Mahmoud dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Deir el-Balah di Gaza tengah.

Rumah Sakit Indonesia masih merawat banyak warga Gaza terluka parah akibat serangan Israel, termasuk anak-anak.

Mahmoud melaporkan otoritas Israel telah memblokir setiap bentuk koordinasi antara staf rumah sakit dan organisasi kemanusiaan independen seperti Bulan Sabit Merah.

Israel berdalih menyerang rumah sakit tersebut karena digunakan oleh kelompok bersenjata Hamas. Namun, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sering mempertanyakan kebenaran dari klaim tersebut.

Penargetan Israel terhadap fasilitas medis di Gaza memicu Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat pada Jumat (3/1/2025). PBB mendesak perlindungan bagi rumah sakit-rumah sakit di Gaza.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengatakan Israel gagal membuktikan banyak klaimnya bahwa fasilitas-fasilitas tersebut digunakan oleh pejuang Hamas di GazaMenurutnya tuduhan Israel sering kabur. “Tampaknya bertentangan dengan fakta yang tersaji untuk umum,” katanya.

Turk menyerukan dilakukannya penyelidikan independen terhadap semua serangan Israel terhadap rumah sakit dan pekerja kesehatan di Gaza, serta dugaan penyalahgunaan fasilitas tersebut.

 

 

Share :

Baca Juga

Kapuspen TNI: Keamanan Menjadi Tolak Ukur Majunya Suatu Bangsa

Maluku

Polda Maluku Pastikan Stok Beras dan Minyak Kelapa Aman Jelang Natal dan Tahun Baru
Berkah Ramadhan Kepala Desa Cipeundeuy Bagikan santunan Ke 50 Orang Anak Yatim
Kapolres Pulau Buru  Rutin dalam Peninjau Arus Balik Pasca Lebaran Idul Fitri 1444h di Kabupaten Buru
Pelantikan 64 Kepala Desa Terpilih 1 Desa Ditunda,Bupati Lebak Tunggu Intruksi Kemendagri Untuk Pilkades Susulan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kasokandel Bersama Forkopincam Produktifkan Lahan untuk Tanaman Jagung
Prediksi Laga Liechtenstein vs San Marino: Duel Penentuan di UEFA Nations League
Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Mempererat Kebersamaan Melalui Makan Malam Bersam

Contact Us