Home / Daerah

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:32 WIB

Skandal Terbuka di Polres Palopo: Penangkapan Mobil Tangki BBM Bersubsidi Beraroma “Permainan”

PALOPO, SULAWESI SELATAN, SRN – Alih-alih merayakan keberhasilan, penangkapan sebuah mobil tangki BBM di Palopo justru mengungkap skandal yang mencoreng wajah institusi Polri. Kasus ini, yang berawal dari dugaan penimbunan BBM bersubsidi, telah berubah menjadi drama buram yang penuh kejanggalan, menguatkan dugaan adanya intervensi dari “bekingan” dan kompromi terhadap hukum.

Penanganan yang tidak profesional oleh Polres Palopo, mulai dari penyamaran barang bukti hingga kebungkaman pejabat, memunculkan pertanyaan kritis: Apakah penegakan hukum di Palopo kini dapat dibeli?

Panggung Kejahatan dan Kejanggalan Penegakan Hukum

Mobil tangki bernopol DP 8226 GO ditangkap di kediaman “Mama Awal,” yang telah lama dikenal sebagai pemain besar dalam bisnis penimbunan BBM ilegal. Fakta bahwa mobil ini milik PT Berkah Energi Morowali namun menggunakan Surat Keterangan Pengangkutan (SKP) palsu dari PT LDE adalah kejahatan serius.

Modus pencatutan identitas perusahaan lain secara terang-terangan menunjukkan satu hal: para pelaku merasa dilindungi oleh kekuatan yang lebih besar, yang membuat mereka yakin bisa lolos dari jeratan hukum. Ironisnya, alih-alih mengejar pemilik mobil atau mengusut kasus pemalsuan dokumen yang lebih besar, fokus penanganan kasus ini justru terasa hambar dan penuh keraguan.

Barang Bukti yang “Disembunyikan”: Indikasi Adanya Skenario Tersembunyi. Kejanggalan terbesar terlihat dari perlakuan terhadap barang bukti. Mengapa mobil tangki yang begitu besar, yang seharusnya menjadi bukti utama, tidak disimpan di tempat resmi seperti Mapolres, melainkan “disembunyikan” di belakang gedung?

Keputusan ini secara langsung memicu kecurigaan publik: Apakah ini adalah upaya untuk mengamankan barang bukti dari sorotan media dan pengawasan masyarakat, memberikan celah untuk “negosiasi” atau intervensi?

Ketiadaan penjelasan yang logis dari pihak kepolisian hanya memperkuat dugaan bahwa ada skenario tersembunyi untuk mengaburkan fakta. Hingga saat ini, baik Humas maupun Kasat Reskrim Polres Palopo memilih bungkam. Sikap diam ini bukan tanda kehati-hatian, melainkan justru mempertegas persepsi publik bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

Baca Juga  Danrem Wijayakusuma Ikuti Ziarah Pangeran Diponegoro di Makassar

Publik Palopo berhak mengetahui fakta. Integritas institusi Polri dipertaruhkan. Kegagalan untuk menjelaskan kejanggalan ini dengan transparan tidak hanya akan mencoreng citra, tetapi juga mengkhianati kepercayaan masyarakat yang selama ini berharap pada keadilan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Satgas Operasi Damai Cartenz Sambangi Mama-mama di Distrik Kulirik, Puncak Jaya

Daerah

Bahu Membahu, Brimob Pindahkan Rumah Terseret Banjir yang Melintang di Jalan Nasional Tamiang–Langsa

Daerah

Dalam Waktu 2 X 24 Jam Polda Bali Berhasil Bekuk 3 Pelaku Penembakan WNA Australia

Daerah

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Pasang Mesin Bor Air di Desa Falila

Daerah

 Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Bergerak Cepat Tangani Kasus Penganiayaan di Yahukimo

Daerah

Polda Kalteng Kerahkan 2.850 Personel, Siap Hadapi Darurat Bencana di Bumi Tambun Bungai

Daerah

Dari Pulau Debi Enggros, Pesan Damai untuk Papua Disuarakan

Daerah

Diduga Kebal Hukum..!Tambang Galian C Ilegag Mulaih merajalela Di sekitar Bantaran Sungai Serayu, wilayah Kabupaten Banyumas.

Contact Us