Home / Tak Berkategori

Senin, 17 November 2025 - 19:49 WIB

Polresta Cirebon Ungkap 12 Kasus Narkoba Selama November 2025, 15 Tersangka Diamankan

Cirebon, SRN – Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap qw kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama periode November 2025. Sebanyak 15 tersangka telah diamankan dari hasil pengungkapan tersebut.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa dari 12 kasus yang terungkap terdiri dari 6 kasus peredaran sabu-sabu, 3 kasus peredaran ganja kering, 2 kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin, dan 1 kasus peredaran tembakau sintetis.

“Total ada 15 tersangka yang kami amankan, terdiri dari 7 tersangka kasus sabu-sabu, 3 tersangka kasus ganja kering, 4 tersangka kasus obat-obatan keras, dan 1 tersangka kasus peredaran tembakau sintetis” ujar Kombes Pol. Sumarni dalam konferensi pers, Senin (17/11/2025).

Ia mengatakan, kasus-kasus tersebut tersebar di 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon dan satu kecamatan di Kota Cirebon. Modus transaksi yang digunakan para pelaku beragam, mulai dari transaksi langsung, sistem bayar di tempat (COD), hingga lainnya.

Dari hasil pengungkapan 12 kasus tersebut, petugas Polresta Cirebon berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya Sabu-sabu 24,16 gram, 1.153 gram ganja kering, 1.477 butir obat keras terbatas, dan tembakau sintetis sebanyak 7,14 gram.

Para tersangka dijerat dengan pasal sesuai jenis pelanggaran mereka. Tersangka peredaran narkotika jenis sabu-sabu, ganja kering, dan tembakau sintetis dikenakan Pasal 114 Ayat 1 dan 2 junto Pasal 112 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara 6 hingga 20 tahun serta denda Rp1 miliar hingga Rp13 miliar.

Sementara itu, tersangka peredaran obat keras tanpa izin dijerat Pasal 435 junto Pasal 138 Ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Sediaan Farmasi, dengan ancaman pidana penjara 12 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

“Kami memastikan akan terus memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polresta Cirebon guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.( Dhet ).

 

Share :

Baca Juga

Maluku

Kapolda Maluku Tinjau Aksi Sosial Kemanusiaan dan Pagelaran UMKM Bhayangkari di Polres Buru
Tingkatkan Kwalitas Perencanaan Anggaran, BPKAD Kota Cimahi Sosialisasikan Digitalisasi Data dan Informasi Perencanaan Anggaran ( SI DASI TAMPAN )
Kwarcab Pramuka Muba Pertahankan Label Terbaik di Sumsel
Bupati Humbahas Buka Pelatihan Pengurus TP. PKK se-Kabupaten Humbahas
Gagalkan Tawuran, Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan 9 Pemuda Bersenjata Tajam
Penelitian Terbaru di Indonesia: Pengobatan Herbal untuk Asam Urat Menunjukkan Hasil Positif
Wow Meriah Kali !!! Pelepasan Kelas VI dan Kenaikan Kelas I-V SD Negeri 2 Muara
Kejati Banten Bungkam Soal Kasus Dugaan Korupsi di DLH Tangsel, ST Burhanudin Didesak Bersih Bersih

Contact Us