Home / Maluku

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:20 WIB

Perdes Geser Soal Miras Ilegal Berikan Sanksi Sosial Bersihkan Rumah Ibadah

MALUKU, SRN Desa Geser telah menerapkan Peraturan Desa (Perdes) Nomor 3 Tahun 2025 tentang pelarangan minuman keras ilegal. Belasan warga yang ketahuan melanggar telah diberikan sanksi sosial yakni mulai dari membersihkan rumah ibadah, hingga tempat umum lainnya. Bahkan, sanksi sholat lima waktu juga diberikan kepada pelanggar.

Perdes terkait miras ilegal yang diterbitkan dinilai sebagai bentuk dedikasi dan peran aktif dari pemerintah desa Geser dalam upaya mengurangi perilaku kekerasan yang kerap terjadi dan menjaga situasi kamtibmas yang damai dan bermartabat.

Atas upaya yang sejalan dengan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi yang tinggi dalam bentuk penyerahan piagam penghargaan.

Penyerahan piagam penghargaan kepada Raja Geser bersama 6 Kepala Desa lainnya di Maluku dirangkai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Pekat Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tahapary, Kota Ambon, Rabu (28/1/2026).

Geser yang berada di Kecamatan Seram Timur, merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang mendapatkan penghargaan dari Kapolda Maluku. Kampung adat ini telah memiliki Peraturan Desa (Perdes) terkait larangan minuman keras (miras).

“Atas komitmen dari pejabat kepala desa raja dalam pemberantasan miras terbukti kami dari 2 bulan lalu sudah melakukan implementasi dari Perdes 03 tahun 2025 di desa Geser,” kata Kapolres SBT AKBP. Alhajat didampingi Suilani Kelian, Raja Negeri Geser usai menerima piagam penghargaan dari Kapolda Maluku di lapangan Tahapary, Kota Ambon.

Sanksi atau hukuman sosial kepada pelaku miras hingga penjual, kata Kapolres, dilakukan menindaklanjuti putusan dari pemerintah desa Geser.

“Sudah ada 16 orang yang diberikan hukuman sosial yaitu dari membersihkan masjid, membersihkan gereja membersihkan tempat-tempat ibadah, membersihkan tempat-tempat umum lainnya, dan ada juga yang dihukum melakukan shalat lima waktu,” ungkap Kapolres yang dibenarkan Raja Geser.

Baca Juga  Wakapolda Maluku Pimpin Mediasi Damai Konflik Sosial Warga Negeri Hitu dan Desa Hunuth

Sanksi sosial yang diberikan kepada pelanggar Perdes, lanjut Kapolres, berdampak positif. Hal ini terlihat dengan berubahnya perilaku beberapa pelaku yang aktif beribadah hingga menjadi pengurus remaja masjid.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada beberapa orang di desa Geser yang sudah tobat nasuha dan sudah menjadi bagian dari remaja masjid di Desa Geser, sholat lima waktunya sudah tidak mau berhenti berkat tindakan dari bapak kepala desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres berharap Peraturan Desa Geser terkait miras dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya menerapkan hal yang sama. Ini sangat diharapkan agar situasi kamtibmas di wilayah SBT semakin kondusif.

“Ada desa lain (yang terapkan Perdes terkait larangan miras ilegal) nanti kita cek lagi, ada beberapa desa yang sudah melaporkan kepada kami, ada beberapa desa yang sudah membuat perdes tersebut, mungkin implementasi saya belum laksanakan,” ungkapnya. (Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Jelang HUT ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Maluku Salurkan Bantuan Sembako

Maluku

Berikan Rasa Aman, Polda Maluku akan Gelar Operasi Pekat Salawaku 2026

Maluku

Hadapi Tantangan Era Digital, Bid Humas Polda Maluku Supervisi Polres SBB

Maluku

Kapolda Maluku Donorkan Darah di HUT ke-77 Polwan: “Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Menginspirasi”

Maluku

Wakapolda Maluku Terima Kunjungan Reses Anggota DPD RI, Bahas Aspirasi Keamanan Masyarakat

Maluku

Kapolda Maluku Hadiri Audiensi Terbuka Bersama Komisi Percepatan Reformasi Polri: Polda Tegaskan Komitmen Transparansi dan Penyerapan Aspirasi Publik

Maluku

Kapolda Maluku Jadi Khatib Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Ambon, Serukan Penguatan Iman, Persaudaraan, dan Kedamaian di Bumi Raja-Raja

Maluku

Polda Maluku Amankan Ratusan Liter Miras Tradisional Sopi di Pelabuhan Feri Hunimua Ambon

Contact Us