KOTA TANGERANG, srn — Kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) kembali digelar di berbagai sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Program ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter serta meningkatkan pemahaman keagamaan para siswa.
Pesantren kilat biasanya dilaksanakan di lingkungan sekolah, seperti di musholla maupun ruang kelas, dengan melibatkan para guru pendidikan agama dan pembimbing keagamaan. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan berbagai materi pembelajaran yang dikemas secara menarik dan interaktif.
Beragam materi diberikan dalam kegiatan tersebut, di antaranya tahsin Al-Qur’an, fiqh ibadah, kajian Ramadhan, hingga praktik langsung seperti tata cara wudhu dan shalat yang benar. Selain itu, siswa juga diajak mengikuti kuis keagamaan, permainan edukatif, serta mendengarkan kisah-kisah teladan Islami yang bertujuan menanamkan nilai moral sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan bahwa kegiatan pesantren kilat menjadi program rutin yang dianjurkan bahkan diwajibkan bagi seluruh SD dan SMP di Kota Tangerang selama bulan Ramadhan.
“Pesantren kilat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pendidikan karakter dan spiritual siswa selama bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat mempraktikkan nilai-nilai ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wahyudi, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan pesantren kilat biasanya berlangsung selama tiga hingga lima hari dengan metode pembelajaran yang menyenangkan agar siswa tetap antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
“Materinya tidak hanya ceramah, tetapi juga dikemas secara interaktif seperti kuis, praktik ibadah, hingga kisah-kisah inspiratif. Dengan begitu, siswa dapat belajar agama dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami,” jelasnya.
Dinas Pendidikan Kota Tangerang berharap kegiatan pesantren kilat ini dapat menjadi momentum untuk menanamkan nilai religius, disiplin, serta memperkuat karakter generasi muda sejak usia sekolah.
Melalui kegiatan ini pula, diharapkan para siswa dapat memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta membiasakan diri menjalankan ibadah dengan lebih baik. ( ADV ).










