Home / Banten

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:39 WIB

Dirawat di RSDP Serang, Kondisi Bocah Pulo Tunda yang Tersengat Ikan Beracun Sudah Membaik.

Kab.Serang.Suara Republik News- Kondisi Putra dari M. Hamzah, warga Desa Wargasara Pulo Tunda, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang yang tersengat ikan beracun jenis lepo (stonefish) sudah membaik meski belum sepenuhnya pulih. Kepastian atas kondisi sudah membaiknya bocah berusia 11 tahun itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, dr. Effrizal.

Bahkan, putra dari M. Hamzah saat ini pun tengah di rawat di Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara atau RSDP Serang. ”Sekarang posisi pasiennya sebenarnya secara kondisi sih sudah mulai kempes bengkaknya, cuma masih ada biru-biru,”kata dr. Effrizal melalui keterangan tertulisnya pada Jum’at, 27 Maret 2026.

Sekadar diketahui, peristiwa putra M Hamzah tersengat ikan beracun terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 sekira pukul 14.00 WIB di pantai Pulau Tunda. Saat itu, korban sedang berenang bersama adiknya, dan korban tiba-tiba mengeluh kesakitan setelah tersengat ikan beracun di bagian kaki.

Dijelaskan dr. Effrizal, kejadian bocah 11 tahun tersengat ikan beracun pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. ”Kejadian pasien tersengat ikan beracun pada hari lebaran. Karena hari lebaran, petugas kesehatan pun pergi ke darat untuk bersilaturahmi. Namun, setelah mendengar informasi ada pasien tersengat ikan, petugas langsung kembali ke pos kesehatan Pulo Tunda untuk mengobati pasien,”katanya.

dr. Effrizal kembali memastikan, jika tim medis Dinkes Kabupaten Serang sudah memberikan perawatan selama 3 sampai 4 hari kepada pasien sebelumnya. Namun, karena perkembangan kondisi pasien masih terlihat biru-biru akhirnya tim medis merujuk pasien ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara atau RSDP Serang untuk memastikan kondisi pasien.

”Sekarang posisi pasiennya di rawat di RSDP dan sebenarnya secara kondisi sudah mulai kempes bengkaknya. Tadi saya sudah menghubungi rumah sakit, ternyata memang sudah tidak ada masalah, cuma memang luka-lukanya sedang dibersihkan. Jadi tinggal pemulihan aja, itu kondisinya sekarang,”jelasnya.

Baca Juga  Warga Cipalabuh Dihebohkan Penemuan Jasad Bayi Terkubur di Kebun Singkong

( Holid/team ).

Share :

Baca Juga

Banten

Festival Ciomas Ngabring 2026, 3.500 Anak-anak hingga Emak-emak Peragakan Tari Kolosal.

Banten

Kunjungan Kerja (Kungker) Tim Media Suara Republik Ber kolaborasi Bersama Tribun Cakra News Disambut Baik Ketua APDESI Gunung Sari Maimun

Banten

Polisi Peduli Pendidikan: Kapolsek Cijaku Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Narkoba di SMA Negeri Cijaku

Banten

KOTAK PANDORA BANTEN: Mengurai Sengkarut Lelang Kapal Kejari Serang dan Teka-Teki Muatan di Dalamnya

Banten

21 Ramadan 1447 H di Banjarsari: Siswa SMK BIM Tebar Ratusan Takjil, Akhiri dengan Buka Bersama

Banten

Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Penghargaan Golden Award PWI di Acara HPN 2026

Banten

APKASINDO Akan Menggelar Aksi Besar-besaran Menuntut Ganti Rugi.

Banten

Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah: Gebrag Ngadu Bedug Momentum Lestarikan Budaya Keislaman

Contact Us