Home / Maluku

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WIB

Kapolda Maluku Konsolidasikan “Baileo Emarina”, Perkuat Rumah Damai guna Redam Konflik Sosial

MALUKU – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto memimpin Zoom Meeting bersama perangkat Baileo Emarina se-Provinsi Maluku, Rabu (22/4/2026), sebagai langkah konsolidasi awal dalam memperkuat peran “Rumah Damai” guna meredam potensi konflik sosial di daerah.

Pertemuan yang berlangsung di Command Center Polda Maluku ini menjadi forum perdana sejak program Baileo Emarina diluncurkan. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Polda, seluruh Kapolres, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda dari berbagai wilayah di Maluku.

Berdasarkan data, saat ini terdapat sebanyak 53 Baileo Emarina yang telah dibentuk oleh Polda Maluku bersama jajaran sebagai wadah penyelesaian konflik berbasis kearifan lokal di tengah masyarakat.

Kapolda Maluku menegaskan, forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang komunikasi aktif antara aparat dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan secara dialogis dan konstruktif.

“Ini bukan forum satu arah, tetapi ruang interaksi dan silaturahmi. Kita ingin setiap persoalan diselesaikan bersama melalui pendekatan yang bijak dan damai,” ujar Kapolda.

Ia menekankan, Baileo Emarina merupakan representasi nilai kearifan lokal Maluku yang mengedepankan musyawarah, persaudaraan, dan semangat orang basudara sebagai fondasi utama dalam penyelesaian konflik.

Dalam sesi dialog, sejumlah perangkat Baileo Emarina menyampaikan kondisi kamtibmas di wilayah masing-masing, termasuk potensi konflik antar kelompok, peredaran minuman keras, hingga penyalahgunaan narkoba.

Kapolda menilai, persoalan tersebut menjadi faktor dominan pemicu konflik yang harus ditangani secara kolaboratif oleh seluruh elemen masyarakat.

“Baileo Emarina adalah jembatan. Jika ada persoalan, jangan langsung menjadi konflik terbuka. Duduk bersama, cari solusi. Di situlah kekuatan orang basudara,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk aktif menekan sumber konflik, khususnya peredaran miras, narkoba, serta sikap egoisme kelompok yang dapat memicu gesekan sosial.

Baca Juga  Polres Malra Serahkan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak ke JPU

“Kalau kita bisa kendalikan miras, narkoba, dan provokasi, maka kita sudah menjaga masa depan Maluku,” katanya.

Kapolda memastikan, forum komunikasi seperti ini akan dilakukan secara berkala sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Kegiatan berlangsung interaktif dan ditutup dengan komitmen bersama untuk mengoptimalkan Baileo Emarina sebagai ruang mediasi berbasis masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku. (n Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Brimob Maluku Gelar Patroli Sambang di SD Negeri Kariu, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Generasi Muda dan Kerukunan Masyarakat

Maluku

Kapolda Maluku Buka Audit Kinerja Tahap I TA. 2026, tingkatkan kinerja dan Kepercayaan Publik

Maluku

Pelaku Penikaman Pelajar SMK 3 Ambon Ditangkap, Wakapolda Maluku: Mari Kita Redam Setiap Informasi Provokasi

Maluku

Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 Sambangi Koperasi TKBM Pelabuhan Yos Sudarso, Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja

Maluku

HUT ke-80 Provinsi Maluku, Polda Sampaikan Apresiasi dan Harapan untuk Kemajuan Daerah

Maluku

Perkuat Soliditas TNI-Polri, Polda Maluku Gelar Coffee Morning Bersama POM TNI, Konsolidasikan Pengawasan Disiplin Personel

Maluku

Itwasum Polri Evaluasi Penanganan Pengaduan Masyarakat di Polda Maluku

Maluku

Pangdam XV/Pattimura Rangkul Insan Pers Jaga Kondusivitas Maluku

Contact Us