Home / Maluku

Selasa, 28 April 2026 - 21:58 WIB

Raja Petuanan Kaiely Beserta Ibrahim Wael Petua adat Kaiely mengapresiasi langkah TNI dalam melakukan penertiban di kawasan Gunung botak.

BURU, SRN – Raja Petuanan Kaiely Beserta toko adat Petuanan Kaiely menyatakan dukungan penuh terhadap langkah TNI dalam melakukan penertiban Di kawasan tambang emas ilegal gunung botak.

Dukungan ini disampaikan oleh Raja Petuanan Kaiely.(Abdullah Wael ) Ia mengatakan bahwa langkah penertiban yang dilakukan merupakan bagian dari hal yang sangat penting dalam menciptakan sistem pertambangan yang lebih tertib, aman, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dikrsempatan itu Ibrahim Wael selaku toko adat maupun petua adat Kaiely menjelaskan penataan ini bukanlah bentuk pembatasan terhadap masyarakat, melainkan upaya menghadirkan kepastian hukum dan perlindungan bagi para penambang,”Ungkapnya

Selanjutnya Penertiban ini adalah langkah strategis untuk memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor ini,”katanya

Lanjut Raja Petuanan Kaiely Beserta Ibrahim Wael juga mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan oleh TNI bersama pihak terkait, yang mengedepankan sosialisasi dan mitigasi sebelum pelaksanaan penertiban. Hal ini dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kami melihat adanya keseriusan dalam membangun komunikasi dengan masyarakat adat Ini menjadi bukti bahwa negara hadir bukan untuk menekan, tetapi untuk menata demi kebaikan bersama

Lebih lanjut, Raja menekankan bahwa pengelolaan tambang yang baik harus mampu menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh karena itu, penertiban ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pertambangan yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan.

Kami berharap ke depan ada sistem yang lebih transparan, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat lokal, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,”harap Raja

Disela-sela itu Raja juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para penambang, untuk mendukung langkah penertiban ini dengan tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan penataan tambang tidak hanya bergantung pada pemerintah dan aparat, tetapi juga pada kesadaran bersama.

Baca Juga  Lantik 976 Prajurit Baru, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Prestasi atau Pelanggaran Adalah Pilihan

Pemerintahan Raja Petuanan Kaiely siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif dalam mengawal kebijakan pengelolaan tambang di Kabupaten Buru agar tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Menurut Raja Kaiely Ini adalah langkah awal menuju tata kelola tambang yang lebih baik. Kami siap mengawal agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat adat dan juga masyarakat pada umumnya.jelasnya. ( dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Tepis Isu Miring, Kodam XV/Pattimura Pastikan TNI Tegak Lurus Dukung Kepolisian Tertibkan Gunung Botak

Maluku

Polres MBD Serahkan Tersangka Kasus Dugaan Pembunuhan ke JPU

Maluku

Soroti Lonjakan Harta Rp15,31 Miliar, IMM Desak KPK Lakukan Audit Substantif LHKPN Hendrik Lewerissa

Maluku

Polda Maluku Dorong Penguatan Kapasitas PPID untuk Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Maluku

Kapolda Maluku Terima Audiensi IDI, Tegaskan Komitmen Perlindungan Tenaga Medis dan Kepastian Hukum Profesi Kedokteran

Maluku

Polda Maluku Pastikan Seleksi Akpol 2026 Transparan, Sistem CAT Diaudit Ketat

Maluku

Wakapolda Maluku Audiens Bersama SKK Migas PAMALU dan Balam Energy

Maluku

Personel Brimob Polda Maluku, Ukir Prestasi Terbaik Dikbangspes Pers Korbrimob Polri

Contact Us