MALUKU , SRN – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menerima kunjungan kerja Pangdam XV/Pattimura di Markas Polda Maluku, Senin (4/5/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergitas TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku, termasuk mendukung pengamanan proyek strategis nasional dan mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Kunjungan Pangdam XV/Pattimura itu merupakan yang pertama sejak menjabat dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban serta semangat kebersamaan antar kedua institusi.

Turut hadir Wakapolda Maluku, Irwasda, Karo Ops, Dirintelkam Polda Maluku, serta sejumlah pejabat utama Kodam XV/Pattimura, di antaranya Asops, Asintel, Asren, Aster, Aslog, dan Danpomdam.
Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura menegaskan pentingnya menjaga soliditas TNI–Polri di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks.
“Kunjungan ini menjadi langkah mempererat silaturahmi sekaligus memastikan sinergitas TNI dan Polri tetap terjaga dengan baik dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku,” kata Pangdam.
Menurutnya, Maluku memiliki karakteristik wilayah dan dinamika sosial yang membutuhkan koordinasi serta komunikasi intensif antar aparat keamanan.
Sementara itu, Kapolda Maluku menegaskan bahwa situasi keamanan yang kondusif di Maluku tidak terlepas dari soliditas aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
“Berbagai dinamika dan potensi konflik dapat dikelola dengan baik apabila seluruh pihak tetap solid dan mengedepankan komunikasi serta kolaborasi,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung proyek strategis nasional di Maluku, termasuk pengembangan Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Menurutnya, keberhasilan proyek strategis tersebut sangat bergantung pada stabilitas keamanan dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berharap soliditas TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat terus terjaga demi mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai isu strategis terkait keamanan wilayah, penguatan koordinasi lapangan, serta komitmen bersama menjaga keutuhan NKRI di Maluku.
Kegiatan berakhir dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. ( Dhet ).










